teks negosiasi

Contoh Teks Negosiasi dan Penjelasanya Secara Detail

Total
0
Shares

Teks Negosiasi – Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja Anda tidak terlepas dari yang namanya negosiasi. Baik itu negosiasi bisnis, jual beli baik di pasar, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah dan yang lain sebagainya.

Nah, kali ini akan membahas tentang teks negosiasi. Mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri dan contoh teks negosiasi. Nah, apa yang dimaksud dari teks negosiasi satu ini? Berikut pengertian teks negosiasi.

Pengertian Teks Negosiasi

teks negosiasi

Teks negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang mana bertujuan untuk mencapai kesepakatan diantara beberapa pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda.

Setelah Anda mengetahui pengertian dari teks negosiasi yang satu ini, Anda juga harus mengetahui ciri-ciri dari teks negosiasi agar Anda lebih paham tentang teks tersebut. Nah, apa saja ciri-ciri dari teks yang satu ini? Berikut pembahasannya.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Teks Negosiasi

  1. Teks negosiasi adalah sarana untuk mencari penyelesaian dari sebuah masalah
  2. Teks negosiasi memprioritaskan kepentingan secara bersama-sama
  3. Teks negosiasi mengarah pada tujuan yang lebih praktis
  4. Teks negosiasi dapat menghasilkan kesepakatan (saling menguntungkan).

Dengan adanya ciri-ciri dari teks negosiasi tersebut, kini Anda bisa membedakan teks tersebut dengan teks yang lainnya. Nah, bagi Anda yang ingin membuat sebuah teks negosiasi tentu saja ada beberapa struktur yang harus Anda pahami dengan baik dan benar.

Struktur dari teks negosiasi tersebut bertujuan agar teks yang dibuat sesuai dengan kaidahnya. Pastinya, untuk struktur dari teks yang satu ini berbeda dengan jenis teks yang lain. Nah, apa saja struktur yang harus Anda pahami ketika akan membuat sebuah teks negosiasi yang benar? Di bawah ini penjelasannya.

Struktur Teks Negosiasi

Struktur Teks Negosiasi

  • Orientasi

Orientasi adalah kalimat pembuka. Pada bagian struktur yang satu ini biasanya berisi ucapan salam. Struktur tersebut berfungsi untuk memulai negosiasi.

  • Permintaan

Struktur yang kedua yaitu permintaan. Pada struktur tersebut biasanya permintaan yang diinginkan berupa barang ataupun jasa yang ingin dibeli oleh si pembeli.

  • Pemenuhan

Penjelasan dari struktur yang satu ini adalah kesanggupan hal seperti barang ataupun jasa dari si penjual yang diminta oleh si pembeli.

  • Penawaran

Nah, pada struktur penawaran satu ini merupakan puncak dari negosiasi. Dimana, kedua belah pihak akan saling melakukan tawar menawar.

  • Persetujuan

Setelah terjadi tawar menawar, maka langkah berikutnya yang akan terjadi adalah persetujuan. Persetujuan ini merupakan kesepakatan dari kedua belah pihak dari tawar menawar.

  • Pembelian

Pada struktur yang satu ini merupakan keputusan dari konsumen apakah menyetujui untuk membelinya ataupun tidak.

  • Penutup

Bagian akhir dari struktur teks negosiasi adalah penutup. Pada bagian yang satu ini biasanya berisi kalimat penutup atau ucapan dalam untuk perpisahan.

Saat membuat sebuah teks negosiasi, tentu saja Anda harus memperhatikan beberapa hal di atas. Jika tidak, maka teks negosiasi yang Anda buat tidak benar dan tepat.

Di dalam membuat sebuah teks negosiasi Anda juga harus memperhatikan dengan baik kaidah kebahasaan yang digunakan. Dalam hal ini, memperhatikan strukturnya saja ternyata tidak cukup untuk membuat sebuah teks negosiasi. Lalu, kaidah kebahasaan apa yang seharusnya Anda gunakan?

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

TEKS NEGOSIASI

  1. Menggunakan bahasa yang santun dan sopan.
  2. Di dalamnya terdapat terdapat ungkapan persuasif (bahasa untuk membujuk)
  3. Kesepakatan yang dihasilkan tentu saja tidak boleh memberatkan salah satu pihak ataupun keduanya
  4. Di dalam teks negosiasi berisi tentang pasangan turunan
  5. Teks negosiasi bersifat memerintah serta memenuhi perintah
  6. Di dalam teks negosiasi tidak berargumen hanya dalam satu waktu saja
  7. Teks negosiasi didasari oleh argumen yang kuat dan disertai dengan fakta yang jelas.

Dengan memperhatikan kaidah kebahasaan yang seharusnya digunakan dalam sebuah teks negosiasi, seharusnya Anda sudah bisa membuat sebuah teks yang baik. Sebelum membahas lebih jauh tentang contoh teks negosiasi, di bawah ini akan dijelaskan mengenai tujuan dari adanya teks tersebut. Nah kira-kira, apa saja tujuan yang dimiliki dari teks yang satu ini ?

Tujuan Teks Negosiasi

contoh teks eksposisi

 

  1. Untuk mencapai kesepakatan yang mempunyai kesamaan persepsi, saling pengertian satu sama lain serta persetujuan.
  2. Untuk mencapai penyelesaian ataupun jalan keluar dari sebuah masalah yang sedang dihadapi secara bersama-sama.
  3. Untuk mencapai sebuah kondisi yang saling menguntungkan satu dengan lainnya serta tidak ada yang dirugikan dalam hal tersebut.

Dengan adanya tujuan dari teks negosiasi ini, maka sudah jelas maksud dibuatnya teks tersebut. Nah, setelah Anda paham tentang berbagai macam pengertian, ciri-ciri, struktur, kaidah kebahasaan serta tujuannya, berikut akan dijelaskan mengenai contoh teks negosiasi yang baik dan benar.

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks

# Teks Negosiasi Jual Beli

Penjual : Ada yang bisa dibantu mas?

Pembeli : Baju yang ini ukuran L ada enggak?

Penjual : Ada mas, sebentar saya ambil.

Pembeli : Iya.

Penjual : Ini mas yang ukuran L.

Pembeli : Berapa harganya mas?

Penjual : Itu 300 ribu, pas nya 290 ribu

Pembeli : Bisa 260 enggak pak?

Penjual : Tidak bisa mas, paling kurangi 5 ribu jadi 285 ribu.

Pembeli : Ya 280 ribu deh pak, langsung saya beli.

Penjual : Iya baiklah.

# Contoh Teks Negosiasi Antara Pihak Bank dengan Pengusaha

Pengusaha: “Selamat siang”

Pihak bank: “Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?”

Pengusaha: “Iya, saya ingin bertemu dengan kepala bagian kredit”

Pihak bank: “Baik, mari saya antar menuju kepala bagian kredit”

Pengusaha: “Jadi begini pak, saya niatnya akan mengembangkan usaha, maka dari itu saya akan mengajukan kredit”

Pihak bank: “Berapa jumlah uang yang dibutuhkan untuk usaha yang bapak ingin kembangkan?

Pengusaha: “Saya butuh uang sebesar 300 juta. Bisakah saya mendapatkan pinjaman dengan jumlah tersebut?

Pihak bank: “Maaf sebelumnya, tetapi kan jumlah pinjaman bapak terlalu besar. Bagaimana jika pihak bank memberi 200 juta?

Pengusaha: “Tidak bisa lebih dari itu pak? saya kan nasabah lama di bank ini”

Pihak bank: “Baiklah, bapak saya beri 220 juta. Bagaimana pak?”

Pengusaha: “Tolong dilebihkan lagi pak, saya membutuhkan lebih banyak uang untuk mengembangkan usaha”

Pihak bank: “Baiklah, maksimal bank hanya bisa memberi pinjaman sebesar 250 juta”

Pengusaha: “Oke, bisa saya ambil kapan uangnya?”

Pihak bank: “Kalau bapak setuju uang 250 juta bisa dicairkan secepatnya”

Pengusaha: “Iya saya setuju, kemudian bagaimana lagi?”

Pihak bank: “Pihak bank akan memberikan pelayanan terbaik”

Pengusaha: “Oke terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu pak”

Pihak bank: “Sama-sama pak, selamat siang”

Pengusaha: “Selamat siang” (Keluar dari ruang kepala bagian kredit)

# Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Mobil

Kemudian contoh teks negosiasi singkat pemecahan konflik antara pembeli mobil dengan penjual mobil.

Pembeli: “Selamat siang pak”

Penjual: “Selamat siang, Silahkan duduk. Apakah benar ini dengan saudara Slamet?”

Pembeli: “Benar pak, saya yang menghubungi bapak tadi pagi”

Penjual: “Baik, langsung ke intinya saja, benarkah saudara tertarik dengan mobil yang di iklankan di OLX?

Pembeli: “Iya benar pak, dari foto yang ditampilkan saya tertarik ingin melihat fisik asli mobil tersebut secara dekat, sebab berdasarkan foto yang saya lihat kelihatannya mobil bapak masih dalam keadaan bagus”

Penjual: “Iya benar, mobil itu saya beli 2 tahun lalu, kondisinya masih sangat bagus. Saya menjual karena ingin menggantinya dengan mobil baru”

Pembeli: “Apa alasan bapak mengapa mobilnya ingin diganti?, apakah mobil tersebut sudah mengalami kerusakan?”

Penjual: “Bukan itu alasannya, saya ingin mengganti dengan mobil baru karena mobil itu terlalu kecil untuk keluarga saya.”

Pembeli: “Oh begitu, berapa harganya pak?

Penjual: “150 juta, bisa nego”

Pembeli: “Wahh kok mahal pak?”

Penjual: “Bisa nego”

Pembeli: “100 juta bagaimana pak?”

Penjual: “125 juta pas, bagaimana?

Pembeli: “110 juta deh pak, bagaimana?”

Penjual: “Tidak mas, 125 sudah mentok”

Pembeli: “Baiklah, saya setuju”

Penjual: “Baik, terimakasih”

Pembeli: “Oke terimakasih kembali”

# Contoh Teks Negosiasi di Sekolah

Wali Kelas: “Anto, bagaimana rencana Study Wisata ke Jawa Timur Park, apakah semua anggota kelas setuju?”

Ketua Kelas: “Saya sudah berbicara dengan mereka bu, cuma ada usulan study wisata nya diganti ke Pantai Kuta aja bu.”

Wali Kelas: “Wah, kenapa pada minta seperti itu?”

Ketua Kelas: “Karena sekolah kita sudah sering ke Jawa Timur Park bu. Sedangkan, Pantai Kuta belum pernah sama sekali.”

Wali Kelas: “Tapi ibu sudah bicarakan rencana ini ke bapak kepala sekolah dan beliau sudah setuju”

Ketua Kelas: “Iya bu, tetapi jika ke rencana semula sepertinya banyak teman-teman yang tidak ikut”

Wali Kelas: “Aduh bagaimana yah, padahal ibu sudah mempersiapkan semuanya.”

Ketua Kelas: “Begini saja bu, biar saya dan teman-teman yang menghadap ke kepala sekolah dan membicarakan tentang rencana study ke Pantai Kuta.”

Wali Kelas: “Baiklah kalau begitu, secepatnya kamu bicara dengan beliau, laporkan ke ibu hasilnya”.

Ketua Kelas: “Baik bu.”

# Contoh Teks Negosiasi Formal

Heri : Selamat siang bapak Alwi. Saya pak Heri seorang pengusaha dibidang Laundry.

Alwi : Selamat siang, ada apa ya pak?

Heri : Saya datang bermaksud menyewa tanah bapak yang didepan rumah untuk dibangun toko tempat usaha Laundry saya pak. Kebetulan lokasinya strategis di pinggir jalan dan dekat dengan kompleks perumahan. Saya ingin menyakan berapa harga sewa tanah bapak selama setahunnya?

Alwi : Iya pak kebetulan saya juga ingin menyewakan tanah tersebut karena membutuhkan dana untuk kuliah anak saya. Saya menawarkan harga Rp.10.000.000-, pertahunnya pak.

Heri : Saya rasa jika Rp.10.000.000-, terlalu mahal mengingat lahan bapak nampaknya tidak mencapai luas satu are.

Alwi : Kalau begitu saya sya turunkan menjadi Rp. 8.000.000-, pertahunnya.

Heri : Bagaimana kalau saya tawar Rp. 6.000.000-, saja pak. Saya juga membutuhkan modal untuk mendirikan toko sendiri. jika bapak setuju saya akan menyewa selama 5 tahun dan bapak langsung menandatangani surat kontrak.

Alwi : Baiklah pak saya setuju.

Heri : Terimaksih bapak karena telah menyetujui kontaknya.

Alwi : Ya pak Heri, sama-sama

Bagaimana? Apakah Anda sudah jelas mengenai teks negosiasi yang satu ini? Tentu saja, berdasarkan beberapa contoh teks negosiasi yang telah disebutkan, diharapkan dapat membantu Anda untuk memperoleh ilmu tambahan tentang teks negosiasi yang satu ini.

Beberapa contoh tersebut juga bisa Anda jadikan sebagai referensi agar bisa membuat sebuah teks yang baik dan benar.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post