sistem endokrin

Mengenal Sistem Endokrin dan Kelenjar Endokrin pada Tubuh Manusia

Total
0
Shares

Tahukah Anda apa itu sistem endokrin? Dalam tubuh manusia ternyata mengalami sebuah sistem yang sangat penting dengan nama endokrin. Apa sebenarnya endokrin itu?

Endokrin merupakan nama dari sebuah kelenjar dimana kelenjar yang sangat penting bagi kestabilan tubuh. Kelenjar endokrin sendiri tersusun atas sel-sel mikro yang sederhana serta terdiri dari jaringan ikat halus dimana di dalamnya mengandung kapiler.

Sedangkan sistem endokrin merupakan sebuah sistem yang mengatur serta menghasilkan sebuah hormon yang sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sistem endokrin ini juga memiliki hubungan yang sangat erat dengan sistem saraf pada manusia.

Adapun kedua sistem ini memiliki fungsi untuk memasukan serta mengontrol antara satu sama lain. Tidak hanya itu, sistem ini juga digunakan untuk menjaga homeostatis yang ada dalam tubuh.

Perlu Anda tahu, meskipun kedua sistem ini saling mempengaruhi, nyatanya kedua sistem ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

Apa Fungsi Kelenjar Endokrin?

Berbicara fungsi kelenjar endokrin, jika dilihat dari sisi menyeluruh, kelenjar ini memiliki fungsi yang berbeda tergantung dimana kelenjar tersebut dihasilkan. Adapun secara umum, kelenjar endokrin memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Menghasilkan Hormon

Fungsi pertama kelenjar endokrin adalah untuk menghasilkan hormon. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin juga sangat beragam. Hormon-hormon ini juga akan disalurkan ke darah apabila sewaktu-waktu jaringan tubuh membutuhkannya.

2. Merangsang Aktivitas

Selain menghasilkan hormon, kelenjar endokrin juga memiliki fungsi untuk merangsang aktivitas dari kelenjar tubuh sehingga nantinya dapat disampaikan kepada sistem saraf. Dalam hal proses ini nantinya akan menghasilkan sebuah efek rangsangan.

3. Mengontrol Aktivitas

Selain merangsang aktivitas, kelenjar endokrin juga memiliki fungsi untuk mengontrol aktivitas kelenjar tubuh. Sehingga kelenjar tubuh tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat berjalan dengan maksimal.

4. Pertumbuhan Jaringan

Tahukah kamu jika jaringan tubuh manusia selalu mengalami pertumbuhan setiap saat. Nah, yang mempengaruhi pertumbuhan jaringan ini adalah kelenjar endokrin. Dengan adanya kelenjar endokrin ini akan membuat pertumbuhan jaringan yang terjadi dapat berjalan dengan maksimal.

5. Metabolisme Zat

Fungsi lain dari kelenjar endokrin adalah digunakan untuk metabolisme zat. Zat apa sajakah itu? Zat ini berupa lemak, protein, vitamin, air, mineral, dan juga hidrat yang terdapat dalam tubuh agar bekerja lebih optimal.

6. Mengatur Metabolisme

Selain memetabolisme zat, kelenjar ini juga mengatur dalam proses metabolisme tubuh, meningkatkan absorpsi glukosa dalam tubuh dan usus halus serta digunakan untuk sistem oksidasi tubuh.

Mungkin itu saja fungsi kelenjar endokrin secara umum yang bisa Anda ketahui. Sebenarnya masih ada fungsi lain yang bisa dibahas di lain kesempatan.

Kelenjar Endokrin yang Ada Pada Manusia

sistem endokrin

Di atas sudah disinggung mengenai fungsi dari kelenjar endokrin, namun sudah tahukah Anda berapa jumlah kelenjar endokrin yang ada dalam tubuh manusia?

Dalam sistem endokrin kelenjar ini terdiri atas 8 kelenjar utama yang fungsinya sangat penting bagi tubuh. Mau tahu apa saja kelenjar tersebut? Yuk simak selengkapnya di bawah ini.

1. Kelenjar Hipofisis

Kelenjar hipofisis memiliki nama lain yang disebut pula dengan nama kelenjar of gland. Kelenjar ini sendiri menjadi salah satu kelenjar yang paling banyak menghasilkan hormon dengan fungsi utamanya untuk mengatur satu sama lain.

Adapun ukuran dari kelenjar ini adalah 1,3 cm dimana bentuknya sendiri adalah bulat. Jika dilihat secara umum, kelenjar hipofisis terdiri akan 3 macam dimulai dari hipofisis anterior, hipofisis posterior dan juga hipofisis pars intermedia.

Kelenjar ini juga menghasilkan banyak sekali hormon dengan berbagai macam fungsi di dalamnya. Mau tahu hormon apa sajakah itu? Yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

– Hormon Tirotropin

Tahukah Anda apa itu hormon tirotropin? Hormon ini memiliki fungsi untuk mengatur perkembangan serta pertumbuhan dari kelenjar tiroid atau kelenjar gondok dalam tubuh. Dengan adanya hormon ini, Anda menjadi tidak mudah untuk terserang penyakit gondok.

– Hormon Pertumbuhan

Sesuai dengan namanya, hormon ini memiliki fungsi untuk mengatur pertumbuhan serta perkembangan bayi hingga dewasa. Jika hormon ini jumlahnya kurang dalam tubuh, maka anak akan menjadi kerdil. Sedangkan jika jumlah hormon ini terlalu berlebihan, maka anak akan tumbuh menjadi gigantisme.

– Hormon Prolaktin

Fungsi dari hormon ini sangatlah penting bagi wanita, mengapa? Sebab hormon ini sangat bagus dalam hal membantu proses sekresi susu dan melahirkan.

– Adrenocorticotropic Hormone

Adapun fungsi dari hormon ini juga sangat penting karena digunakan untuk mengontrol pertumbuhan serta perkembangan kulit ginjal. Hormon ini juga memiliki fungsi untuk merangsang aktivitas dari kelenjar adrenalin.

– Hormon MSH

Hormon MSH adalah hormon yang memiliki fungsi untuk memberikan pengaruh pada bagian kulit makhluk hidup. Apabila makhluk hidup memiliki kandungan hormon ini yang berlebihan, maka ia akan mengalami kulit hitam.

– Hormon ADH

Fungsi dari hormon ini adalah untuk meningkatkan tekanan darah yang ada dalam tubuh serta menurunkan jumlah urine dalam tubuh.

2. Kelenjar Tiroid

Sistem endokrin juga menghasilkan sebuah hormon dengan nama kelenjar tiroid. Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama kelenjar yang satu ini. ya, kelenjar ini berada di bagian leher depan tepatnya di bagian bawah jakun yang di sana ada dua buah lobus.

Kelenjar ini memiliki kandungan yodium dimana kelenjar ini dibuat dengan menggunakan folikel jaringan tiroid dan yodium memiliki peranan yang aktif dalam diakumulasi yang dilakukan oleh kelenjar tiroid tersebut.

Oleh sebab itu, jika seseorang kekurangan yodium dalam tubuhnya, maka hal ini harus segera ditangani dalam jangka waktu yang yang cepat. sebab, jika tidak segera ditangani, maka bisa mengakibatkan pembesaran pada bagian kelenjar gondok. Sehingga dalam hal ini bisa dikatakan menderita sakit gondok.

Kelenjar tiroid juga menghasilkan dua buah hormon yang sangat penting bagi tubuh, kedua hormon ini adalah hormon tiroksin dan hormon triodontironim. Adapun sebenarnya, kedua hormon ini memiliki fungsi yang sama saja yakni mengatur metabolisme, pertumbuhan, perkembangan dan juga aktivitas sel saraf.

Selain itu, ada satu lagi hormon yang terdapat pada kelenjar tiroid yakni hormon kalsitonin. Fungsi dari hormon kalsitonin ini adalah untuk menurunkan kadar kalsium yang ada dalam tubuh. Adapun caranya adalah dengan melakukan percepatan proses absorpsi kalsium yang ada pada tulang.

3. Kelenjar Adrenalin

Letak dari kelenjar adrenalin bisa Anda temukan di bagian atas ginjal dengan bentuknya yang mirip dengan bola. Di dalam satu ginjal terdapat 1 buah kelenjar surarenalis dimana kelenjar ini juga dibagi menjadi dua bagian lagi. Yakni korteks atau bagian luarnya dan bagian tengahnya yang bernama modula. Kelenjar adrenalin ini juga menghasilkan hormon yang memiliki tugas sebagai berikut:

– Adernalin dan Nonadrenalin

Hormon ini memiliki fungsi alam vasokontriksi arteri, merespon peristaltik, mengontrol pembuluh darah otot dan otak, serta mengatur kadar gula darah dan ikut mengubah glikogen menjadi glukosa di dalam hati.

Mineralokortikoid

Hormon yang satu ini memiliki fungsi untuk mengontrol jalannya metabolisme ion organik dalam tubuh.

– Glukokortikoid

Fungsi dari hormon ini adalah untuk mengontrol metabolisme glukosa yang ada dalam tubuh.

4. Kelenjar Paratiroid

Sistem endokrin juga menghasilkan kelenjar penting yang bernama kelenjar paratiroid. Di dalam tubuh kelenjar ini letaknya berada di bagian belakang kelenjar tiroid yang berjumlah empat buah. Adapun fungsi dari kelenjar ini adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan jumlah kalsium yang ada dalam tubuh
  • Menghasilkan PTH dimana ia berfungsi untuk mengatur konsentrasi dari ion kalsium yang ada di bagian cairan ekstraseluler dengan mengabsorpsikan kalsium yang ada di dalam susu.
  • Meningkatkan proses metabolisme fosfor
  • Menaikkan jumlah kalsium darah, selain itu, kelenjar ini juga dapat digunakan untuk menurunkan jumlah kalsium di dalam darah.

Jika seseorang kekurangan hormon ini, maka ia bisa terserang penyakit tetanus. Namun, sebaliknya, jika seseorang kelebihan hormon ini, maka ia bisa menderita kelebihan kapur dalam ginjal.

5. Kelenjar Timus

Kelenjar timus dalam sistem endokrin memiliki peranan yang sangat penting terutama bagi pertumbuhan manusia. Kelenjar ini ditemukan di dalam mediastinum tepatnya di bagian trakea.

Kelenjar ini biasanya akan memperbesar seiring dengan proses berjalannya pubertas. Namun, ketika kelenjar ini sudah besar, maka ia sudah tidak akan bisa kecil lagi.

Hormon ini sendiri berfungsi pada saat anak bayi hingga usia remaja. Saat anak memasuki fase dewasa, maka hormon tersebut tidak akan bisa berfungsi lagi. adapun fungsi dari kelenjar ini adalah sebagai berikut:

  • Untuk mengurangi aktivitas kelenjar
  • Untuk membantu proses pertumbuhan dari makhluk hidup
  • Dapat menghasilkan senyawa timosin yang berfungsi untuk merangsang limfosit tubuh.

6. Kelenjar Pinealis

Kelenjar pinealis adalah sebuah kelenjar yang letaknya berada di bagian pusat otak manusia. Kelenjar ini menghasilkan sebuah hormon yang bernama melatonin dimana produksi hormon ini dipengaruhi oleh berapa lama tubuh manusia mendapatkan penyinaran.

Ketika siang hari, kelenjar ini akan sedikit dalam proses embentukan melatoninnya, sedangkan jika di malam hari hormon ini diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk menghasilkan hormon melatonin dimana ia berfungsi sebagai proses antioksidan tubuh untuk memberikan perlindungan kepada sistem saraf otak dari serangan efek radikal bebas.

Sedangkan dari sisi biologis, hormon ini juga memberikan pengaruh pada siklus seseorang. Maksud dari siklus ini adalah siklus yang diawali dari manusia bangun hingga tidur lagi, atau siklus kebiasaan makan seseorang.

7. Kelenjar Kelam*n

Sistem endokrin juga menghasilkan kelenjar yang sangat penting bagi tubuh yakni kelenjar kelam*n. Kelenjar ini sering disebut pula dengan nama kelenjar gonad dimana ia bertanggung jawab dalam proses pertumbuhan manusia.

Jika dilihat secara umum, kelenjar ini dapat menghasilkan dua buah hormon yakni hormon untuk laki-laki dan hormon untuk perempuan. Pada laki-laki, hormon yang dihasilkan adalah hormon testosteron sedangkan pada wanita hormon ini disebut dengan nama hormon progresteron dan hormon estrogen.

Fungsi dari setiap hormon ini juga sangat penting bagi tubuh. Seperti hormon testosteron pada pria digunakan untuk menjaga metabolisme pria dan juga sebagai penentu jenis kelam*n janin serta mempengaruhi masa pubertas dari seorang pria.

Sedangkan bagi perempuan, hormon progesteron memiliki fungsi untuk mematangkan sel induk pada wanita, meningkatkan fungsi kelenjar tiroid, serta digunakan untuk mempertahankan status kehamilan.

Sedangkan fungsi hormon esterogen adalah digunakan untuk memberikan karakteristik generatif bagi wanita, mencegah rasa nyeri dalam pay*dara, serta meningkatkan anabolisme protein tubuh dan membantu proses pembentukan tulang.

8. Kelenjar Pankreas

Sedangkan sistem endokrin terakhir menghasilkan kelenjar pankreas yang memiliki fungsi untuk mengatur glukosa dalam darah karena mampu menghasilkan hormon insulin.

Seperti itulah sistem endokrin dalam tubuh dimana ia memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh. Dengan mengetahui sistem ini sama saja dijadikan untuk menambah wawasan Anda.

BACA ARTIKEL LAINNYA:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post