√ Contoh Resensi Novel dan Penjelasanya Detail

Total
0
Shares

Resensi Novel – Di zaman yang serba digital ini, minat membaca masyarakat khususnya remaja terhadap novel nyatanya masih sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya novel baru yang bermunculan dan langsung diserbu.

Genre dari novel-novel masa kini pun tak hanya tentang percintaan saja, akan tetapi juga banyak novel inspiratif yang bisa meningkatkan dan merubah pola pikir remaja.

Begitu menariknya kisah yang diceritakan dalam sebuah novel, hingga tak sedikit yang diangkat menjadi film layar lebar.

Terlepas tentang bagaimana menariknya cerita dari sebuah novel melalui film layar lebar, Anda juga bisa memahami sisi menarik novel dengan melakukan resensi novel tersebut.

Dengan membuat karya tulis ini Anda bisa mengetahui data novel, synopsis, kelebihan serta kekurangan novel.

Struktur Resensi Novel

Selanjutnya apa yang Anda dapat dengan melakukan resensi (mengulas ulang) novel bisa dituangkan dalam karya tulis yang nantinya bisa dinikmati oleh orang lain.

Nah berikut ini adalah beberapa unsur atau struktur resensi novel.

1. Identitas Novel

RISENSI NOVEL

Pada bagian paling atas, resensi novel akan berisi tentang identitas buku, yaitu:

  • Judul novel resensi
  • Nama pengarang
  • Jumlah halaman
  • Tahun terbit
  • Nomor edisi terbit novel (opsi).

2. Ikhtisar Novel

RISENSI NOVEL

Meskipun untuk menemukan ikhtisar sebuah novel bukan perkara mudah, namun sebuah resensi akan menarik ketika Anda mampu menemukan ikhtisarnya dengan baik.

Cari satu part atau lebih yang menarik dan juga singkat. Usahakan pula untuk membuat ikhtisar yang memberikan gambaran secara lengkap.

3. Pengarang

Pada bagian ini Anda harus mengetahui karakter atau kelebihan dari pengarang novel tersebut.

Bahkan pada bagian ini Anda sedikit dituntut untuk mengulik latar belakang pengarang, sehingga didapatkan resensi yang lebih dalam.

4. Keunggulan dan Kelemahan Novel

Bukan hanya menjelaskan tentang kelebihan atau keunggulan novel/kisahnya saja. Akan tetapi Anda juga harus menjelaskan kelemahan dari novel tersebut.

Agar terkesan lebih menarik, sebaiknya jabarkan kelemahan novel secara kritis dan imajinatif.

Itulah beberapa unsur yang perlu Anda perhatikan betul dalam penulisan resensi novel. Untuk mendapat gambaran lebih jelas, bisa langsung pelajari contoh di bawah ini.

Contoh Resensi Novel

ReSENSI NOVEL

# Novel Milea

Judul Buku : Milea; Suara dari Dilan
Pengarang : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books
Tahun Terbit : Agustus 2016
Tebal Halaman : 360 halaman

Sinopsis

Novel ini adalah seri ketiga dari novel Dilan, Dia Dilanku Tahun 1990 dan Dilan, Dia Dilanku Tahun 1991. Jika tidak mengikuti dua novel sebelumnya, pasti akan kebingungan untuk menyimak novel Milea ini.

Novel ini seakan menjawab keresahan pembaca novel Dilan sebelumnya, sebab di novel Milea ini seolah semua pertanyaan dan kebingungan pembaca akan terjawab.

Novel ini mengambil sudut pandang dari Dilan. Penceritaannya juga menjawab dan mengklarifikasi pernyataan atau cerita dari Milea. Seperti penyebab Akew meninggal, lalu kenapa Dilan ada di kantor polisi.

Dilan tidak ditahan karena kasus Akew meninggal. Termasuk latar belakang cerita Dilan yang meramal Milea saat pertama kali kenalan.

Dilan itu teman yang baik. Dilan itu juga pacar yang baik. Dan sebenarnya, Dilan juga murid yang baik untuk guru-guru yang bisa mengerti dirinya.

Mungkin, guru-guru bisa membaca novel ini agar tahu bagaimana bersikap pada anak-anak istimewa seperti Dilan dan kawan-kawannya. Mereka tidak perlu dihukum, tidak perlu diceramahi panjang lebar.

Cukup dimengerti dan sedikit memberi mereka perhatian dengan cara yang lebih bersahabat. Kisah percintaan Dilan dan Milea, persahabatan, keluarga, hingga kesedihan terangkum dalam buku ini.

Kelebihan Buku

  1. Cover bukunya sangat kekinian dan sesuai target sasarannya yaitu remaja.
  2. Banyak puisi-puisi yang diselipkan dalam buku jadi membuat pembaca dapat senyum-senyum sendiri.
  3. Model penceritaannya dibuat sangat jelas dan terstruktur, jadi ketika membaca dari awal, dapat langsung membayangkan di buku seri Dilan yang pertama dan kedua.
  4. Novel Milea dan juga versi sebelumnya sangat tampak seperti kisah nyata. Walaupun banyak yang beranggapan cerita dalam novel ini fiksi, tapi penceritaannya sangat tidak berlebihan dan seperti mengalir apa adanya.
  5. Dari dialog dan penjelasan adegan di dalam setiap kalimat tidak berlebihan, sehingga tidak membuat pembaca yang “baru mulai belajar membaca novel” tidak lelah untuk mengikuti jalan ceritanya.
  6. Cerita sangat ringan, dapat dibaca oleh semua kalangan umur.

Kekurangan Buku

  1. Ending di buku ini membosankan, karena ending kisah cinta Milea dan Dilan telah diungkap di novel seri Dilan sebelumnya.
  2. Terdapat beberapa adegan yang membuat penasaran “apakah lazim seseorang melakukan hal itu di tahun 90-an”. Hal ini kembali lagi di riset penulisnya, karena mungkin bagi beberapa pembaca merasa ini sedikit janggal.

# Novel Laskar Pelangi

Genre : Roman
Penerbit : Yogyakarta, Bandung Pustaka
Penulis : Andrea Hirata
Tahun terbit : 2005
Jumlah halaman : 529 hlmn

Nomor Edisi Terbit : ISBN 970-3062-79-7

Sinopsis

Novel yang ditulis oleh Andrea Hirata ini berkisahkan 10 anak yang tinggal di Belitung Timur, Desa Gantung, Kabupaten Gantung.

Kisah ini awalnya dimulai karena Depdikbud yang akan membubarkan sekolah Muhammadiyah jika tidak memiliki 10 murid.

Saat itu kepala sekolah Pak Hafran mengumumkan apabila jumlah muridnya tidak mencapai 10 orang maka Depdikbud akan membubarkan sekolah tersebut.

Namun tidak lama setelah Pak Hafran mengumumkan hal tersebut, datanglah Harun dan ibunya yang hendak mendaftarkan dirinya di Sekolah Muhammadiyah tersebut.

Kisah Laskar Pelangi dari sini dimulai, ketika Bu Muslimah yang akrab disapa Bu Mus memberi nama mereka dengan sebutan Laskar Pelangi.

Laskar pelangi ini tak hanya menceritakan tentang Borek yang ceroboh, Kucai yang kerap protes, Mahar yang diam-diam mempunyai bakat yang menakjubkan, Ikal yang jatuh cinta pada seseorang, serta Lintang si pekerja keras dan pantang menyerah.

Nama yang diberikan oleh Bu Mus ini dikarenakan para murid yang jumlahnya hanya 10 orang ini memiliki semangat sangat luar biasa.

Buktinya ditunjukkan dengan kecerdasan Lintang yang mampu mengalahkan Drs.Zulfikar yang terkenal memiliki otak yang cerdas dan jabatan yang tinggi di PN. Kemenangan yang diraih oleh Mahar pada acara karnaval 17 Agustus.

Kisah Laskar Pelangi ini tak hanya menceritakan mengenai kisah mereka dalam lingkup sekolah saja melainkan kisah ini sangat berliku berawal dari kisah kematian ayah Lintang yang tidak sengaja memaksa Lintang yang dijuluki Einstein kecil itu untuk putus sekolah.

Dan tak lama kisah haru disusul oleh Ikal yang harus melanjutkan sekolahnya di kampung halamannya di luar Kampung Belitong.

Kelebihan Buku

Andrea Hirata memang sosok penulis yang sangat berkarakter, hal tersebut sangat tampak dari gaya tulisan yang disajikan pada novel Laskar Pelangi. Gaya penulisannya yang begitu khas dan menarik sudah sangat mengakar pada seluruh karya Andrea Hirata.

Di dalam novel Laskar Pelangi ini Andrea Hirata menyajikan dengan sentuhan etnis melayu yang kental.

Novel ini juga menceritakan tentang kisah persahabatan yang sangat erat dan haru, kisah juang para sahabat untuk menggapai mimpinya.

Kekurangan Buku

Kekurangan dari novel Laskar Pelangi antara lain penulis seolah tidak menjelaskan waktu yang jelas.

Karena kisah dari novel ini diangkat dari kisah nyata tetapi penulis seolah mengaburkan waktu tepat yang terjadi pada saat hal itu terjadi.

Seolah-olah ingin melindungi pemerintahan pada saat itu. Karena kisah yang diangkat dalam novel Laskar Pelangi ini nyata maka hal tersebut menuai berbagai kritikan dari pada pembaca novel atas perlakuan pemerintahan pada masa itu.

Anda juga bisa lebih mengeksplor contoh lain agar referensi yang didapat lebih banyak. Jadi, jangan malas mencoba ya.

Baca Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like