daur nitrogen

Penjelasan Proses Daur Nitrogen dan Skemanya

Total
0
Shares

Pernahkah Anda mendengar istilah daur nitrogen? Tentunya diantara kalian banyak yang sudah tahu dan banyak pula yang belum tahu. Lantas, apa si sebenarnya siklus atau daur nitrogen itu?

Siklus nitrogen adalah sebuah proses dimana nitrogen itu bergerak dan bekerja baik dari siapa maupun untuk siapa. Masih ingatkan Anda dengan pelajaran IPA di SD bahwa nitrogen merupakan makanan dari sebuah tumbuhan.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas siklus atau daur nitrogen yang ada di sekitar Anda. Keberadaan nitrogen ini sangat dekat dengan manusia bahkan dibutuhkan oleh manusia.

Sebagai salah satu contoh, nitrogen sangat berperan dalam bidang pertanian. Fungsi nitrogen dalam bidang pertanian sangatlah penting yakni digunakan untuk menyuburkan tanaman.

Lantas, apakah nitrogen tersebut akan datang sendiri atau diberi oleh para petani? Jadi, ada dua kemungkinan tumbuhan dapat menerima nitrogen sebagai penyubur yang pertama adalah secara alamiah dan yang kedua dengan bantuan para petani.

Jika nitrogen ini berjalan secara alamiah, maka bagaimanakah proses dari daur nitrogen ini? lain halnya jika nitrogen diperoleh dengan bantuan para petani, dari manakah nitrogen yang digunakan oleh para petani itu berasal?

Adanya pertanyaan ini tentunya sangat menarik dan membutuhkan penjelasan yang tidak sedikit. Pertanyaan ini juga membutuhkan penjelasan yang kompleks agar Anda bisa memahaminya dengan mudah.

Mengingat daur nitrogen sendiri sangatlah kompleks. Adapun untuk penjelasan yang lebih lengkap, yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Daur Nitrogen

pengertian daur nitrogen

Berdasarkan pengertiannya, daur nitrogen merupakan sebuah rantai dimana di sini nitrogen berasal dari mana dan digunakan untuk apa kemudian kembali lagi menjadi nitrogen tanpa putus. Bisa dikatakan daur nitrogen juga proses pembaruan nitrogen yang sudah digunakan menjadi nitrogen yang bisa digunakan lagi.

Nitrogen sendiri merupakan sebuah komponen yang di dalamnya berisikan gas bumi. Komponen ini juga menjadi salah satu komponen terbesar di bumi. Lantas siapakah yang paling membutuhkan nitrogen? Bicara soal siapa yang paling membutuhkan nitrogen, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan di bumi membutuhkan nitrogen.

Mengapa? Sebab nitrogen merupakan salah satu unsur utama dalam proses pembentukan asam amino. Sedangkan asam amino sendiri merupakan sebuah bahan atau molekul pembentuk protein yang paling penting.

Jika kita berpikir, apakah nitrogen di bumi ini tidak akan habis, padahal nitrogen digunakan terus menerus. Ternyata ketersediaan nitrogen di bumi ini masih tetap ada karena adanya daur nitrogen yang berjalan terus menerus tanpa putus.

Nitrogen sendiri paling banyak digunakan oleh tumbuhan dimana ia digunakan sebagai bahan baku atau makanan dalam proses pertumbuhannya. Adapun sebab musabab sumber ketersediaan dari nitrogen sendiri berasal dari proses pemecahan nitrogen di udara yang terjadi secara alami.

Skema Daur Nitrogen

Gambar skema daur nitrogen

Nah, dalam skema daur nitrogen ada beberapa tahapan yang harus dilalui agar nitrogen dapat terdaur ulang secara sempurna. Bagaimana skema daur nitrogen ini? Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak selengkapnya di bawah ini.

– Petir

Siapa yang tidak tahu petir? Semua orang pasti mengetahuinya. Petir datang biasanya sebagai salah satu pertanda bahwa hujan akan turun. Namun, selain itu, ternyata petir juga memiliki fungsi lain dimana ia adalah salah satu energi terbesar pemecah nitrogen yang ada di atmosfer.

Berkat petir, nitrogen yang berada di atmosfer dapat bereaksi dengan oksigen hingga terbentuklah nitrit. Nitrit yang terbentuk ini akan jatuh ke dalam tanah bersama dengan air hujan yang turun melalui daur air.

Saat nitrogen jatuh ke dalam tanah, ia akan menjadi unsur hara yang sangat penting bagi tumbuhan. Mengapa bisa demikian? Sebab unsur hara nitrit adalah penunjang kesuburan tanah terbesar.

– Fiksasi Nitrogen

Sementara itu, ada juga proses daur nitrogen yang disebut dengan fiksasi nitrogen. Fiksasi sendiri merupakan kemampuan bakteri dalam mengikat nitrogen yang ada di udara untuk terikat dengan tanah.

Jadi, setelah si nitrogen jatuh ke tanah, ia akan diikat oleh sebuah bakteri dalam tanah yang bernama rizobium, rhodospirillum, azobotbacter, dan juga clostridium. Nah, bakteri-bakteri ini akan memberikan keuntungan yang sangat luar biasa bagi tanah terutama dalam hal kesuburan.

Adapun proses fiksasi nitrogen ini agak berbeda tergantung jenis bakteri dan jumlah prokariotanya. Misalnya saja tanaman kacang-kacangan, ia akan menyediakan bakteri tersendiri dalam mengikat nitrogen dalam tanah sehingga dapat digunakan dan menghasilkan manfaat.

Beberapa jenis tanaman laun juga dalam proses fiksasi menggunakan binatang rayap untuk menjalin simbiosis mutualisme dalam proses pengikatan nitrogen. Jadi, tidak semua tanaman menggunakan bakteri yang sama dalam proses fiksasi nitrogen yang berlangsung.

– Penambangan

Dalam dunia pertanian, para petani akan memberikan pupuk nitrogen kepada tanaman yang ditanam dengan tujuan agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan maksimal. Pertanyaannya, dari manakah pupuk nitrogen tersebut berasal?

Ternyata pupuk nitrogen ini berasal dari proses penambangan nitrogen yang berada di udara. Proses penambangan nitrogen ini tidak dapat dilakukan dengan alat seadanya, sebab hal ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi yang tinggi.

Proses daur nitrogen ini sama dimana nitrogen diperoleh melalui proses fiksasi oleh bakteri melalui bantuan petir. Setelah si nitrogen ini melalui tahapan fiksasi, maka nitrogen akan mengalami tahapan yang lebih lanjut seperti amonifikasi, nitrifikasi, dan juga denitrifikasi. Adapun untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak penjelasannya di bawah ini.

  • Amonifikasi / Denitrifikasi adalah proses pengubahan senyawa amoniak atau nitrat menjadi amonium. Amonium sendiri dihasilkan dari proses perubahan nitrit yang dilakukan oleh sebuah bakteri yang bernama Micrococcus denitrifican.
  • Nitrifikasi merupakan sebuah proses konversi amonium yang akan berubah menjadi nitrit melalui bantuan enzim nitrogenas yang terjadi melalui dua tahap yakni nitratasi dan nitritasi.

Nitritasi adalah konversi yang terjadi antara nitrit menjadi nitrat dengan menggunakan bantuan bakteri nitribacter. Sedangkan nitratasi adalah proses konversi yang terjadi antara amonium menjadi nitrit dengan menggunakan bantuan bakteri nitrosomonas.

Pada daur nitrogen, proses nitrifikasi hanya akan terjadi jika kondisi dari oksigen cukup sedangkan jika oksigen tidak mencukupi, maka yang akan terjadi adalah proses denitrifikasi.

Proses Nitrifikasi dan Denitrifikasi

gambar nitrogen

Dalam daur nitrogen, proses nitrifikasi dan denitrifikasi adalah proses yang sangat penting. Oleh sebab itu, kali ini kita akan mengupas apa si itu prose nitrifikasi dan denitrifikasi pada daur nitrogen.

– Proses Nitrifikasi

Proses nitrifikasi adalah sebuah proses ion amonium dioksida akan berubah menjadi ion nitrit. Adapun proses ini akan berlangsung di tanah, air tawar maupun air laut. Proses nitrifikasi akan muncul secara alami di lingkungan yang mengandung bakteri khusus nitrifikasi.

Adapun tingkat keberhasilan dari proses nitrifikasi sangat bergantung terhadap kondisi lingkungannya sendiri. Adapun faktor lingkungan ini seperti oksigen, pH, suhu udara maupun zat beracun dan zat yang menghambat proses nitrifikasi.

– Proses Denitrifikasi

Sedangkan proses denitrifikasi adalah sebuah proses dalam daur nitrogen yang mengakibatkan terjadinya pelepasan nitrogen menuju ke udara karena kondisi oksigen yang kurang di dalam tanah.

Saat kondisi ini terjadi, maka bakteri-bakteri yang berperan dalam proses daur nitrogen aka mengambil oksigen dari nitrit yang berada di dalam tanah.

Proses Daur Nitrogen

proses daur nitrogen

Jika dilihat berdasarkan proses daurnya, sebenarnya proses perjalanan dari nitrogen ini sendiri sangat panjang. Nitrogen dalam bentuk gas yang ada di dalam alam ini tidak dapat langsung digunakan oleh tumbuhan maupun hewan.

Lain halnya dengan bakteri yang langsung bisa menggunakan nitrogen dalam bentuk gas untuk melakukan proses metabolismenya. Dalam proses ini, bakteri juga dapat menghasilkan senyawa baru dengan bentuk nitrat dan amonium.

Dalam daur nitrogen, ada dua jalur utama mengapa nitrogen dapat masuk ke dalam suatu ekosistem.

Jalur yang pertama adalah karena nitrogen yang berasal dari atmosfer memiliki jumlah 5 hingga 10%. Pada jalur ini, semua nitrogen yang terlarut bersamaan dengan air hujan dapat memasuki ekosistem dan dapat digunakan oleh tumbuhan secara langsung.

Sedangkan jalur kedua adalah nitrogen masuk ke dalam ekosistem dengan melalui reaksi kimia karena bantuan bakteri.

Penjelasan Daur Nitrogen

Dalam fungsinya, kedua jalur tersebut sebenarnya sama, yakni untuk mengetahui bagaimana daur nitrogen bisa digunakan oleh tumbuhan lalu dapat kembali lagi ke atmosfer.

Sebenarnya, bukan hanya tumbuhan saja yang memerlukan nitrogen. Manusia dan hewan juga membutuhkannya, hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan tumbuhan.

Mungkin memang jika dilihat secara sekilas, siklus atau daur nitrogen ini sangat rumit untuk dimengerti. Ada banyak sekali tahapan di dalamnya yang begitu komplek. Namun, ternyata memang siklus nitrogen ini harus kita pahami dengan betul.

Mengapa? Karena nitrogen menjadi salah satu zat yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup di dunia ini. Keberadaan nitrogen sangat penting, bahkan tidak akan tergantikan oleh apapun.

Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban bahwa kita sebagai makhluk hidup di dunia ini turut menstabilkan keberadaan dari nitrogen.

Bagaimanakah caranya? Caranya sangat mudah. Yang diperlukan hanyalah Anda tetap menanam tumbuhan dan menjaga kelestarian hewan yang ada di bumi agar terus berkembang biak. Mengapa? Karena nitrogen yang berada di dalam tanah itu berasal dari proses pembusukan tumbuhan dan hewan.

Sedangkan nitrogen tersebut juga nantinya akan digunakan kembali oleh makhluk hidup yakni manusia, tumbuhan dan juga hewan. Karenanya, daur nitrogen ini seperti sebuah rantai yang tidak akan pernah terputus seumur hidup.

Tujuan Daur Nitrogen

Apa si sebenarnya tujuan dari adanya siklus atau daur nitrogen itu sendiri? Berbicara soal tujuannya, sebenarnya tujuan dari daur nitrogen tidak jauh berbeda dengan daur air atau daur lainnya.

Tujuannya adalah untuk memperbarui nitrogen di bumi yang sudah digunakan dengan menggantinya dengan nitrogen yang baru demi memenuhi kebutuhan makhluk hidup.

Karena tujuan ini, daur nitrogen sangatlah penting dan tidak dapat dipungkiri bahwa proses terjadinya siklus nitrogen beriringan dengan kehidupan kita sebagai manusia di muka bumi ini. oleh sebab itu, sudah sepantasnya kita ikut menyukseskan proses daur nitrogen.

Dari penjelasan di atas kita menjadi tahu bahwa daur nitrogen dalam kehidupan sangatlah penting. Nitrogen menjadi salah satu zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia, hewan maupun tumbuhan.

Keberadaan nitrogen juga sangat penting bagi para petani dalam menjaga kesuburan tanamannya. Semoga dengan adanya penjelasan ini semakin menambah wawasan kita semua mengenai pentingnya daur nitrogen bagi bumi.

2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post