penjelasan basmalah

Penjelasan Basmalah dan Arti Bismillahirrohmanirrohim

Total
0
Shares

Basmalah adalah bacaan “Bismillahirrohmaanirrohiim” ; بسم الله الرحمن الرحيم ; yang berarti “Dengan menyebut nama Alloh yang maha pengasih, lagi maha penyayang. Satu rangkaian kalimat ini menjadi identitas bagi yang mengucapkannya.

Seolah jika mendengar kalimat ini diucapkan, yang mendengar pasti tahu, bahwa yang mengucapkan adalah seorang muslim. Basmalah merupakan kalimah thoyyibah (kalimat baik) untuk diucapkan setiap kali mengawali suatu pekerjaan, kegiatan, maupun pergerakan apapun.

Dalam syari’at tentu diajarkan tentang bacaan ini, bahkan setiap muslim tahu bacaan ini. Kerena mungkin familiar dan mudah diucapkan. Lafadz basmalah telah menjamur sebagai awalan untuk setiap muslim mengawali aktifitasnya.

Dengan membaca basmalah dalam mengawali aktifitas, berarti kita telah melibatkan Alloh SWT sebagai tuhan yang maha berkehendak untuk membimbing kita menuju kasih saying-Nya.

Juga tentu sebagai pengakuan kelemahan kita sebagai makhluknya, yang tak dapat beraktifitas tanpa karunia nikmat berupa kesehatan, badan juga pikiran. Sungguh tak dapat kita hitung karunia nikmat dari-Nya dalam setiap langkah kita.

 

Dasar Bacaan Basmalah

kaligrafi bismillah

Nabi Muhammad telah bersabda: “ان اول ما كتبه القلم بسم الله الرحمن الرحيم….الحديث ”
Artinya: “Sungguh permulaan perkara yang tertulis dengan alqolam (pena tuhan; merupakan kiasan dari kuasa tuhan yang maha mengatur segalanya) adalah بسم الله الرحمن الرحيم” al hadits.

Nabi juga bersabda: “اذا كتبتم كتابا فاكتبوا فى اوله بسم الله الرحمن الرحيم واذا كتبتموها فاقرؤها ”
Artinya: “Ketika kalian semua menulis, maka tulislah diawal بسم الله الرحمن الرحيم, ketika kalian menulisnya, maka sama halnya kalian telah membacanya”

 

Arti Bismillahirrohmanirrohim

tulisan bismillah

Basmalah sendiri memiliki arti yang begitu dalam, terlepas dari makna harfiyahnya yang menyebut nama tuhan Alloh yang maha pengasih, lagi maha penyayang. Ketika basmalah diucapkan atau bahkan dituliskan dalam suatu awalan risalah, surat, maupun karangan tulisan.

Berarti telah menyebut seluruh asma / nama tuhan (ALLOH) yang bersifat sempurna. Jika kita mengenal asma’ul husna yang jumlahnya 99 nama tuhan, itu sudah masuk dalam arti basmalah.

Tidak hanya itu, bahkan asma’ul husna tersebut masih merupakan sebagian dari keseluruhan nama-nama Alloh sebagai cerminan kesempurnaan sifatnya. Betapa agung dan dahsyat arti basmalah, juga demikian beruntung bagi yang terbiasa istikomah mengucapkannya.

Disebutkan dalam satu riwayat, sesungguhnya kitab yang turunkan Alloh dari langit ke bumi seluruhnya berjumlah 104 kitab. 60 mushaf kitab diwahyukan kepada Nabi Syits RA. 30 mushaf kitab diwahyukan kepada Nabi Ibrahim RA. 10 mushaf kitab (sebelum turunnya taurat) diwahyukan kepada Nabi Musa RA. Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa RA. Injil diwahyukan kepada Nabi Isa RA. Zabur diwahyukan kepada Nabi Dawud RA dan Al Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.

Makna / arti dari kandungan seluruh kitab tersebut terkumpul dalam kitab Al Qur’an, sedangkan makna Al Quran terkandung dalam surat pembuka, yaitu al Fatihah. Kemudian al Fatihah sendiri maknanya terkandung dalam basmalah dan makna basmalah terkandung pada huruf ba’nya.

Tujuan Membaca Basmalah

bismillahirrahmanirrahim

Segala sesuatu yang kita kerjakan tergantung niat dan tujuannya, itulah ajaran dasar tentang amalan-amalan seorang muslim. Tentunya kita harus menetapkan niat dan mempunyai tujuan dari setiap aktifitas keseharian kita.

Juga jangan lupa, tujuannya haruslah baik dan sesuai tuntunan syari’at. Begitu pula dengan bacaan basmalah sebagai awalan setiap aktifitas, bagaimanakah tuntunan syari’at tentang tujuan membaca basmalah?

Berikut kami tuliskan beberapa:

  • Mengawali dengan kalimah thoyyibah (ucapan yang baik).
  • Menyebut nama Alloh SWT yang maha pengasih, lagi maha penyayang.
  • Melibatkan Alloh SWT dalam setiap aktifitas, agar senantiasa mendapat bimbingan.
  • Mengikuti / beri’tikad mengikuti tuntunan Alqur’an, karena Alqur’an pun diawali basmalah.
  • Mengikuti dan taat pada ajaran nabi MUHAMMAD SAW.

Kesaktian Basmalah

penjelasan basmalah

Lafadz basmalah bukanlah kalimat sembarangan, juga bukan kalimat yang berasal dari makhluk biasa. Basmalah telah diturunkan Bersama kitab suci Alqur’an dan sekaligus menjadi pembuka pada surat al fatikhah.

Salah satu kesaktian basmalah yang telah masyhur dikalangan umat muslim adalah ketika seseorang membaca basmalah 21 kali sebelum tidur, makai a akan aman dari gangguan syeitan semalaman.

Selain itu, rumahnya juga akan aman dari pencuri atau perampok. Ia juga akan aman dari kematian mendadak, juga mara bahaya lainnya. Dituturkan oleh syeikh ahmad as-syowi dalam pembukaan kitab kasyifaatus syaja.

Kisah Terkait Basmalah

kisah basmalah

Dikisahkan, ada seorang ulama diuji dengan penyakit kronis, banyak dokter pun menyerah setelah mencoba mengobatinya. Berbagai metode pengobatan sudah dilakukan, akan tetapi sama sekali tidak menunjukkan hasil yang baik. Penyakit ulama tersebut tak kunjung sembuh dengan berbagai metode pengobatan dokter-dokter tersebut.

Pada suatu hari, sang ulama merenungkan tentang kandungan basmalah yang merupakan makna dari 104 kitab yang telah diturunkan Alloh SWT ke bumi. Akhirnya, dengan tekat bulat beliau mengamalkan basmalah setiap hari tanpa batas hitungan bilangan, hingga akhirnya Allah SWT mengangkat penyakitnya dengan barokah basmalah.

 

Ada juga hikayat cerita lain, tentang seorang wanita yang sholekhah. Dia memiliki suami bersifat munafik. Setiap hal yang dia lakukan, baik perkataan maupun perbuatan selalu dia mulai dengan membaca lafadz basmalah.

Kebiasaan wanita tersebut lama-lama membuat sang suami sumpek, dan suaminya merencanakan sesuatu untuk membuat malu istrinya yang selalu membaca lafadz basmalah. Singkat cerita, sang suami akhirnya memberikan sebuah kantung/dompet (berisi uang yang banyak) kepada istrinya dengan berkata, “Simpan dan jagalah kantung ini!”.

Kemudian sang istri menyimpan kantung tersebut di sebuah almari dan menguncinya. Tak lama kemudian, sang suami diam-diam mengambil kantung tersebut dari tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan sang istri dan membuangnya ke dalam sumur belakang rumah yang dalam.

Setelah aksinya tidak diketahui sang istri, dia berpura-pura meminta kantung tersebut kepada sang istri, kemudian diambilah kantung itu dari tempat penyimpanannya. Sang istri pun bergegas menuju tempat penyimpanan kantung tersebut seraya membaca, “بسم الله الرحمن الرحيم”.

Sebelum sang istri membuka pintu almari, Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril AS untuk segera turun kebumi dan mengembalikan kantung tersebut ke tempat semula.
Sejurus kemudian sang istri memasukkan tangan kedalam tempat penyimpanan.

Didapatinya kantung uang tersebut berada di tempat semula dengan kondisi baik-baik saja, kemudian ia menyerahkan kantung tersebut kepada suaminya. Sang suami sangat terkejut dengan kejadian tersebut, karena menurutnya tidak masuk akal.

Padahal bungkusan tersebut sudah diambilnya dan dibuang ke dalam sumur yang dalam, bagaimana bisa kembali ke tempat semula?

Itu tak lain merupakan dahsyatnya barokah lafadz “بسم الله الرحمن الرحيم”, yang menjadi kebiasaan sang istri. Sejak kejadian tersebut sang suami akhirnya bertaubat dari sifat munafiknya.

Demikianlah sekilas artikel tentang basmalah, semoga bermanfaat untuk teman-teman.

Baca Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like