pengertian pendidikan karakter

Pengertian Pendidikan Karakter

Total
0
Shares

Pengertian Pendidikan Karakter – Sejak masih dini, anak-anak sudah harus mengenal dan menerapkan pendidikan karakter yang diberikan oleh orang tua atau gurunya.

endidikan karakter sendiri merupakan satu usaha manusia secara sadar serta terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik untuk membangun karakter pribadinya.

Sehingga menjadi individu yang bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya.

Character education ini sangat berhubungan erat dengan pendidikan moral, dimana tujuannya ialah untuk membentuk serta melatih kemampuan individu secara terus-menerus, sehingga dapat menyempurnakan diri ke arah yang lebih baik.

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

pengertian pendidikan karakter

Selain pengertian pendidikan karakter secara umum, di bawah ini juga terdapat pendapat para ahli tentang pendidikan karakter.

1. Thomas Lickona

Menurut Thomas Lickona, pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti.

2. T. Ramli

Menurut T. Ramli, pengertian pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak sehingga hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik.

3. John W. Santrock

Menurut John W. Santrock, character education adalah pendidikan yang dilakukan dengan pendekatan langsung kepada peserta didik untuk menanamkan nilai moral dan memberikan pelajaran kepada murid mengenai pengetahuan moral dalam upaya mencegah perilaku yang yang dilarang.

4. Elkind

Menurut Elkind, pengertian pendidikan karakter adalah suatu metode pendidikan yang dilakukan oleh tenaga pendidik untuk mempengaruhi karakter murid. Dalam hal ini terlihat bahwa guru bukan hanya mengajarkan materi pelajaran tetapi juga mampu menjadi seorang teladan.

5. Suyanto

Mengemukakan pendidikan karakter sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara.

6. Kamus Psikologi Dali Gulo

Menurut kamus psikologi, Karakter dapat dilihat dari sudut pandang etika atau moral, misalnya kejujuran seseorang, dan biasanya berhubungan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.

7. Kertajaya

Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu objek atau individu. Karakteristik yang asli dan berakar pada kepribadian atau individu benda, serta “mesin” yang mendorong bagaimana bertindak, berperilaku, katakanlah, dan menanggapi sesuatu.

8. Wikipedia

Pendidikan karakter ialah suatu bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya.

Fungsi Pendidikan Karakter

fungsi pendidikan karakter

Sebuah pendidikan tak akan pernah diberikan pada anak atau individu jika tidak memiliki fungsi tertentu. Seperti pendidikan karakter yang secara umum memiliki fungsi untuk membentuk karakter seorang peserta didik sehingga bisa menjadi pribadi yang bermoral, berakhlak mulia, tangguh, bertoleran serta berperilaku baik.

Berikut beberapa fungsi lain dari pendidikan karakter:

  • Pendidikan karakter berfungsi untuk mengembangkan potensi dasar pada diri manusia, sehingga menjadi individu yang berpikiran baik, berperilaku baik dan berhati baik.
  • Pendidikan karakter berfungsi untuk membangun serta memperkuat perilaku masyarakat yang multikultur.
  • Pendidikan karakter berfungsi untuk membangun serta meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam hubungan internasional.

Pendidikan karakter atau character education seharusnya dilakukan sedini mungkin, yakni sejak masa kanak-kanak. Jadi pendidikan ini memang bukan hanya harus didapatkan anak-anak ketika berada di sekolah, namun justru harus lebih banyak didapatkan ketika anak-anak berada di rumah dengan lingkungan keluarga yang bagus.

Tujuan Pendidikan Karakter

tujuan pendidikan karakter

Pada dasarnya, pendidikan karakter diberikan pada peserta didik untuk membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya memiliki moral yang baik, berakhlak mulia, gotong royong serta bertoleransi.

Untuk bisa mencapai tujuan tersebut, dalam diri setiap peserta didik harus ditanamkan beberapa nilai-nilai pembentuk karakter yang bersumber dari agama, Pancasila serta budaya. Berikut adalah 18 nilai yang berperan dalam pembentukan karakter seseorang.

1. Religius

Sikap serta perilaku yang patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dianutnya, toleran pada pelaksanaan ibadah agama lain serta rukun dengan pemeluk agama lain.

2. Jujur

Perilaku yang berlandaskan pada upaya menjadi dirinya sebagai orang yang selalu bisa dipercaya dalam perkataan, pekerjaan dan juga tindakan.

3. Toleransi

Sikap maupun tindakan yang menghargai perbedaan etnis, agama, pendapat, sikap maupun perilaku orang lain yang berbeda dengan dirinya.

4. Disiplin

Tindakan yang memperlihatkan perilaku tertib serta patuh pada berbagai peraturan dan ketentuan.

5. Kreatif

Berfikir serta melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang sudah dimiliki.

6. Kerja Keras

Tindakan yang menunjukkan usaha keras dalam melakukan suatu hal, baik pekerjaan maupun keperluan pribadi.

7. Mandiri

Sikap serta perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

8. Demokratis

Cara berfikir, bertindak dan bersikap yang menilai sama hak serta kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu

Sikap maupun tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih luas dan mendalam dari sesuatu yang dipelajari, diliat serta didengar.

10. Semangat Kebangsaan

Cara berpikir, bertindak serta berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok ataupun kepentingan pribadi.

11. Cinta Tanah Air

Cara berfikir, bertindak maupun berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara, serta menunjukkan bukti kecintaan pada tanah air.

12. Menghargai Prestasi

Sikap serta tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna untuk masyarakat dan mengakui. Juga menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/Komunikatif

Sikap serta tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat serta mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain.

14. Cinta Damai

Sikap maupun tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain serta menghargai orang lain.

15. Gemar Membaca

Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai macam bacaan yang memberikan kebajikan untuk dirinya.

16. Peduli Lingkungan

Sikap serta tindakan yang selalu berusaha mencegah kerusakan terhadap lingkungan alam di sekitarnya serta mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terlanjur terjadi.

17. Peduli Sosial

Sikap serta tindakan yang selalu ingin memberikan bantuan terhadap orang lain serta masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung Jawab

Sikap serta perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas maupun kewajibannya, yang seharusnya ia lakukan, baik terhadap diri sendiri, lingkungan, masyarakat, negara dan juga Tuhan Yang Maha Esa.

Ketika semua nilai penting di atas diterapkan pada setiap individu, tampaknya bukan lagi perkara sulit untuk mencetak generasi yang toleran, bermoral, berakhlak baik serta mencintai negara.

Penguatan Pendidikan Karakter

penguatan pendidikan karakter

Setiap dari kita menyadari betul jika proses globalisasi secara terus menerus akan berdampak pada perubahan sikap dan karakter masyarakat. Minimnya penguatan pendidikan karakter pastinya akan menimbulkan krisis moral yang berdampak pada perilaku negatif di masyarakat.

Alasan Pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter

Menurut seorang ahli, Thomas Lickona setidaknya ada 7 alasan kenapa pendidikan karakter wajib diberikan pada setiap warga negara sejak dini, yaitu:

  • Pendidikan karakter merupakan cara paling baik untuk memastikan para murid mempunyai kepribadian serta karakter yang baik di hidupnya.
  • Pendidikan karakter bisa membantu meningkatkan prestasi akademik anak didik.
  • Sebagian anak tidak mampu membentuk karakter yang kuat untuk dirinya di tempat lain.
  • Pendidikan karakter bisa membentuk individu yang menghargai serta menghormati orang lain. Serta bisa hidup di dalam masyarakat yang majemuk.
  • Pendidikan karakter merupakan sebagian upaya untuk mengatasi akar masalah moral-sosial, seperti ketidaksopanan, ketidakjujuran, kekerasan, etos kerja rendah dan lain sebagainya.
  • Pendidikan karakter ialah cara terbaik untuk membentuk perilaku individu sebelum masuk dalam dunia kerja/usaha.
  • Pendidikan karakter sebagai cara untuk mengajarkan nilai budaya yang merupakan bagian dari kerja sebuah peradaban.

Dari paparan di atas bisa disimpulkan dengan jelas, jika pendidikan karakter sangat dibutuhkan oleh setiap individu. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, bahkan manfaat pendidikan karakter pun berdampak pada masyarakat, lingkungan sekitar hingga negaranya.

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Sebagai orang tua, apakah yang harus dilakukan agar buah hati mendapatkan pendidikan karakter sejak dini dan semaksimal mungkin? Berikut beberapa tipsnya:

  • Memberikan pemahaman terhadap anak betapa pentingnya memiliki karakter yang baik, sehingga anak akan termotivasi untuk berperilaku baik.
  • Memberikan pengertian apa saja yang baik dan tidak untuk dilakukan.
  • Memberikan contoh karakter yang baik, sebab sebagian besar anak akan lebih mudah belajar dari contoh real, bukannya hanya penjelasan semata.
  • Memaksimalkan pemberian pendidikan karakter dengan cara memilih lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi pentingnya pendidikan karakter.
  • Tidak memarahi anak ketika melakukan salah, namun dengan mencarikan solusi serta menuntunnya agar bisa lebih baik.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan terhadap buah hati, agar kelak ketika mereka dewasa nanti sudah memiliki bekal pendidikan karakter yang baik. Jangan sampai Anda menyesal dan menyalahkan karakter mereka, sedang Anda sendiri tidak pernah memberikan pembekalan sewaktu mereka masih belia.

Dampak Negatif Kurangnya Pendidikan Karakter

Ketika pendidikan karakter tidak didapatkan oleh anak-anak, dampak negatif sosial dan lingkungan bisa sangat terlihat. Berikut beberapa diantaranya.

  • Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak dan juga wanita.
  • Maraknya tindakan pencurian baik oleh pencuri kelas gang maupun kelas kakap.
  • Pergaulan bebas yang semakin menjamur dan seakan menjadi budaya yang lumrah.
  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang secara massif akan memberikan dampak terhadap kehidupan masa depan pecandunya.
  • Tindakan pembunuhan yang semakin banyak, bahkan tidak sedikit diantaranya yang hanya dilantari oleh sebab sepele.
  • Kurangnya toleransi terhadap sesama umat manusia, terlebih bagi mereka yang berbeda keyakinan.
  • Banyak kekerasan dan kejahatan yang terjadi dengan alasan perbedaan prinsip ataupun pandangan hidup (sikap dan juga perilaku).
  • Dampak globalisasi yang akan sangat sulit disaring, sehingga kehidupan di masa depan sudah tidak beraturan lagi.

Tentunya sebagai orang tua maupun warga negara, kita tidak ingin jika masa depan negara yang ditentukan oleh anak-anak menjadi hancur lantaran kurangnya pendidikan karakter ini. Mari perkenalkan pendidikan karakter pada buah hati Anda sedini mungkin, kemudian melanjutkan pendidikan ke lembaga yang berwenang dan tetap bombing mereka sekalipun sudah dewasa.

Dengan terus mengawal mereka, maka karakter kita pun akan semakin terasah, sehingga bisa terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibanding hari kemarin. Nah, semoga penjelasan mengenai pendidikan karakter tadi bukan hanya menambah pengetahuan, namun juga memberikan kesadaran yang lebih ya mengenai pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter itu sendiri. BACA JUGA: Contoh Artikel Pendidikan yang Menarik

3 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like