ham

Pengertian HAM Menurut Para Ahli + Macam-Macamnya [LENGKAP]

Total
0
Shares

HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan salah satu pokok bahasan yang sangat menarik untuk dibahas dalam berbagai forum yang berbeda.

Secara umum, HAM adalah hak yang melekat pada setiap individu dan mereka memiliki kesempatan untuk klaim dan mendapatkannya. HAM bersifat universal dan akan diakui oleh semua orang.

Namun, dalam pembahasan lebih lanjut, pengertian HAM menurut para ahli memiliki beberapa perbedaan dalam redaksi.

Perbedaan redaksi tersebut sebenarnya wajar karena merupakan upaya yang dilakukan oleh seorang ahli guna merumuskan pengertian HAM yang begitu dekat dengan makna aslinya.

Pemahaman terkait pengertian HAM menurut para ahli menjadi suatu hal yang bisa dikatakan cukup penting.

Dengan pemahaman dasar mengenai pengertian dari HAM tersebut, seseorang akan memiliki cara memperlakukan HAM dengan baik sehingga pelanggaran HAM yang bisa dikatakan terjadi di berbagai belahan dunia bisa dicegah dan dihapuskan.

HAM

Ragam Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Berbincang tentang pengertian HAM menurut para ahli, ada cukup banyak ahli yang menyatakan pendapatnya terkait apa itu HAM.

Makna dari HAM berdasarkan pendapat para ahli tersebut bisa ditelusuri dari beberapa poin di bawah ini.

1. Menurut John Locke

Menurut John Locke, HAM diartikan sebagai hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan kepada umat manusia sebagai hak yang sesuai dengan kodrat.

Oleh karena itu, tidak akan pernah ada kekuatan apapun di dunia yang bisa mencabut. HAM ini sifatnya mendasar atau fundamental bagi kehidupan manusia dan memiliki hakikat yang dasarnya sangat suci.

2. Menurut Jan Materson

Jan Materson adalah komisi HAM PBB. Berkaitan dengan pengertian HAM menurut para ahli, beliau mengatakan bahwa HAM merupakan hak-hak yang ada pada setiap manusia di mana tanpanya manusia mustahil akan bisa hidup seperti manusia pada umumnya.

3. Menurut Miriam Budiarjo

Dalam pembahasan mengenai pengertian HAM menurut para ahli, Miriam Budiarjo mengatakan bahwa HAM adalah hak yang dimiliki oleh orang sejak mereka lahir ke dunia.

Hak tersebut memiliki sifat yang universal sebab dimiliki tanpa adanya perbedaan mengenai kelamin, ras, budaya, suku dan agama.

4. Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto, HAM adalah suatu hak yang sifatnya asasi atau mendasar.

Hak-hak tersebut merupakan hal yang dimiliki oleh setiap manusia di mana dasarnya adalah kodrat yang tidak akan pernah bisa dipisahkan karena sifatnya yang suci.

5. Menurut Oemar Seno Adji

Dalam pengertian HAM menurut para ahli menurut Oemar Seno Adji, HAM adalah hak yang melekat pada setiap martabat dari manusia sebagai insan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, di mana hak tersebut tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

6. Menurut Jack Donnely

Menurut Jack Donnely, pengertian HAM adalah hak-hak yang dimiliki oleh manusia semata-mata sebab karena ia adalah manusia.

Umat manusia memilikinya bukan karena diberikan oleh masyarakat kepada dirinya atau karena dasar hukum positif, melainkan semata-mata karena martabatnya sebagai umat manusia.

7. Berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999

Menurut UU No. 39 Tahun 1999, terutama pasal 1, pengertian HAM adalah seperangkat hak yang melekat kepada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, di mana hak tersebut merupakan anugerah yang wajib untuk dilindungi dan dihargai oleh setiap manusia.

HAM

8. Menurut David Beetham dan Kevin Boyle

Untuk pengertian HAM menurut para ahli berdasarkan pendapat David Beetham dan Kevin Boyle, HAM adalah hak-hak individual yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan serta kapasitas manusia. Dalam hal ini, berlaku pula konsep kebebasan-kebebasan fundamental.

9. G.J Wolhos

Menurut G.J Wolhos, HAM adalah hak yang sudah melekat serta mengakar di dalam diri setiap manusia di dunia.

Hal-hak tersebut tidak boleh dihilangkan karena menghilangkan HAM orang lain berarti juga sama dengan menghilangkan derajat kemanusiaan.

10. Menurut C. de Rover

Dalam pengertian HAM menurut para ahli, C. de Rover mengatakan bahwa HAM adalah hak hukum yang sama kepada setiap individu manusia baik kaya atau miskin, laki-laki ataupun perempuan.

HAM tidak bisa dihilangkan dan harus dilindungi baik dengan hukum nasional atau internasional sehingga HAM bisa ditegakkan.

11. Menurut Leah Kevin

Menurut Leah Kevin, ada beberapa konsepsi mengenai hak-hak asasi manusia, di mana cukup berbeda dengan pengertian HAM menurut para ahli lainnya. Adapun beberapa konsepsi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Konsepsi pertama adalah HAM merupakan hak yang hakiki dan tidak dapat dipisahkan dari seseorang karena ia merupakan manusia. Hak-hak tersebut merupakan hal moral yang berdasar dari keberadaannya sebagai manusia.
  • Konsepsi yang kedua adalah hak tersebut merupakan hukum di mana harus diperjuangkan pada level nasional suatu negara dan juga internasional karena sifat HAM –dalam banyak pengertian HAM menurut para ahli, bersifat universal.

12. Menurut Haar Tilar

Terkait pengertian HAM menurut para ahli, Haar Tilar HAM adalah hak yang melekat pada diri setiap insan dan tanpa memiliki hak tersebut, maka setiap insan tidak bisa hidup layaknya manusia. Hak tersebut diperoleh manusia sejak ia lahir ke dunia.

13. Menurut Austin Ranney

Menurut Austin Ranney, HAM adalah ruang kebebasan bagi setiap individu. Hak tersebut dirumuskan dengan rinci dan jelas dalam suatu konstitusi serta sudah dijamin pelaksanaannya oleh pemerintahan terkait.

14. Menurut Karel Vasak

Menurut Karel Vasak, HAM memiliki tiga klasifikasi yang berbeda yang diambil dari tiga tema dalam revolusi Perancis.

Klasifikasi pertama adalah hak politik dan sipil. Klasifikasi kedua adalah hak sosial, ekonomi dan budaya, sedangkan klasifikasi ketiga adalah hak solidaritas. Tiga klasifikasi tersebut perlu dipahami sebagai satu kesatuan.

HAM

Macam-Macam HAM

Setelah membahas tentang ragam pengertian HAM menurut para ahli, ada beberapa macam HAM yang harus dipahami.

Beberapa macam HAM tersebut menjelaskan secara lebih detail apa yang dimaksud tentang HAM dan pembagiannya. Terkait macam-macam HAM tersebut, ada beberapa pembagian secara khusus, yakni:

1. Hak Asasi Pribadi

Macam HAM pertama adalah hak asasi pribadi atau yang disebut dengan personal rights. Hal ini adalah hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan pribadi setiap individu. Adapun beberapa contoh dari hak pribadi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kebebasan bergerak, bepergian dan berpindah ke berbagai tempat
  • Kebebasan dalam menyampaikan pendapat
  • Kebebasan dalam berkumpul serta berorganisasi
  • Kebebasan dalam memilih, memeluk serta menjalankan agama serta kepercayaan sesuai dengan keyakinan individu masing-masing.

2. Hak Asasi Politik

Hak asasi kedua yang dimiliki adalah hak asasi politik. Dalam hal ini, ada beberapa jenis hak asasi politik yang perlu diketahui. Beberapa hak asasi politik tersebut adalah sebagai berikut:

  • Hak dalam membuat usulan sebuah petisi
  • Hal dalam mendirikan organisasi atau partai politik meskipun nantinya ada turunan peraturan mengenai hal tersebut
  • Hak dalam keikutsertaan dalam kegiatan pemerintahan
  • Hak untuk memilih dan juga dipilih dalam suatu kontes pemilihan yang diselenggarakan.

3. Hak Asasi Hukum

Jenis HAM selanjutnya adalah hak asasi hukum atau legal equality rights. Ini adalah jenis HAM di mana akan membantu individu mendapatkan kedudukan yang sama dalam bidang hukum serta pemerintahan. Adapun contoh dari jenis hak asasi hukum diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Hak untuk mendapatkan perlakukan yang sama dalam bidang pemerintahan dan juga bidang hukum
  • Hak seseorang untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil
  • Hak untuk mendapatkan perlindungan serta pelayanan hukum.

4. Hak Asasi Ekonomi

Jenis HAM lain yang perlu diketahui adalah hak asasi ekonomi atau property rights. Jenis hak asasi ini merupakan hak masing-masing individu terkait dengan kegiatan perekonomian dalam suatu negara.

Dalam hal ini, ada beberapa contoh hak asasi ekonomi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kebebasan dalam memiliki pekerjaan yang pantas menurut dirinya
  • Kebebasan untuk memiliki sesuatu
  • Kebebasan dalam penyelenggaraan urusan hutang-piutang dan juga sewa menyewa
  • Kebebasan dalam melakukan perjanjian kontrak
  • Kebebasan dalam kegiatan jual dan beli.

5. Hak Asasi Peradilan

Jenis HAM lain yang perlu diketahui adalah hak asasi peradilan. Hak ini membahas tentang perlakukan yang sama terkait tata cara pengadilan.

Beberapa contoh hak asasi terkait peradilan adalah sebagai berikut:

  • Hak untuk mendapatkan pembelaan dalam hal hukum di dalam pengadilan
  • Hak untuk mendapatkan persamaan atas perlakukan penangkapan, penggeledahan, penahanan dan penyelidikan di muka hukum.

6. Hak Asasi Sosial Budaya

HAM juga mengatur tentang sosial budaya. Dalam hal ini, hak asasi atau social culture rights merupakan hal yang mengatur tentang kehidupan bermasyarakat.

Adapun beberapa contoh dari hak asasi sosial budaya tersebut adalah sebagai berikut:

  • Hak untuk mengembangkan budaya di mana sesuai dengan bakat serta minat dari individu
  • Hak untuk mendapatkan pengajaran
  • Hak untuk menentukan, memilih serta mendapatkan pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

HAM

Ciri Khusus Hak Asasi Manusia

Sebagai hak yang melekat pada diri manusia dan wajib diperjuangkan, HAM memiliki beberapa ciri khusus. Ciri khusus ini akan membedakan HAM dengan hak lainnya.

Adapun beberapa ciri khusus dari HAM adalah sebagai berikut:

  • HAM tidak dapat dicabut. Dalam hal ini, artinya, HAM tidak dapat dihilangkan atau diserahkan kepada orang lain. Oleh karena itu, setiap manusia terlahir dengan HAM yang akan tetap melekat pada dirinya hingga kelak ia meninggal dunia.
  • Tidak dapat dibagi. Artinya, semua orang berhak untuk mendapatkan semua hak secara menyeluruh, apakah hal tersebut adalah hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial budaya atau hak lainnya. Jika hak tersebut tidak terpenuhi, maka ada pelanggaran HAM yang dilakukan.
  • Hakiki. Sifat HAM adalah hakiki. Artinya, HAM merupakan hak manusia yang melekat pada semua manusia sejak ia lahir. Tanpa diberikan, manusia ketika sudah lahir maka secara otomatis akan memiliki hak asasi tersebut.
  • Universal. HAM adalah hak yang bersifat universal. Arti dari universal ini sudah cukup banyak dibahas dalam pengertian HAM menurut para ahli. Namun, secara umum, sifat universal pada HAM membuat hak ini dimiliki semua orang tanpa terkecuali dan tanpa adanya pembedaan dari status, suku bangsa, gender dan lainnya.

Demikian beberapa pembahasan terkait pengertian HAM menurut para ahli, ciri dan beberapa contohnya. Pengetahuan mengenai seluk beluk HAM menjadi penting agar kita senantiasa bisa menjunjung tinggi HAM dalam pola kehidupan sehari-hari. Menjaga HAM dalam perjalanan hidup berarti kita menjaga persatuan dan kerukunan antar umat manusia.

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post