pemanasan global

Pemanasan Global: Pengertian, Penyebab dan Dampaknya

Total
0
Shares

Dampak Pemanasan Global – Zaman yang semakin canggih ternyata tidak serta merta selalu memberikan dampak yang positif bagi semua orang terutama kehidupan di bumi ini.

Hadirnya berbagai macam teknologi yang ada ternyata memberikan beberapa dampak negatif bagi kehidupan. Salah satunya yakni pemanasan global.

Mungkin, Anda sudah tidak asing lagi dengan fenomena yang satu ini. Ya, meningkatnya suhu udara di permukaan bumi dan mulai mencairnya beberapa es yang terdapat di Kutub Utara merupakan salah satu dampak dari fenomena tersebut.

Pengertian Pemanasan Global

pemanasan global melalui pencemaran udara

Lalu, apa pengertian dari pemanasan global itu sendiri? Pemanasan global merupakan sebuah kondisi meningkatnya suhu rata-rata yang ada di permukaan bumi karena konsentrasi gas rumah yang yang terlalu berlebihan.

Pengertian tersebut dituturkan oleh Natural resources Defence Council. Pastinya Anda juga sudah paham bahwa adanya pemanasan global yang satu ini membuat kualitas hidup manusia menjadi lebih menurun.

Penyebab dari pemanasan global yang satu ini juga berasal dari berbagai macam sumber. Nah, penyebab dari pemanasan global tersebut pastinya tidak lepas dari yang namanya pencemaran udara.

Pencemaran udara seperti meningkatnya kadar karbon dioksida di udara disebabkan oleh beberapa hal, seperti pembakaran bahan bakar fosil, pembukaan lahan dengan cara pembakaran lahan, dan berbagai macam aktivitas manusia lainnya.

Padahal, seperti yang sudah Anda ketahui, berbagai macam aktivitas manusia yang menciptakan pencemaran udara tersebut saat ini tidak bisa dihindari.

Beberapa ilmiah berpendapat bahwa suhu rata-rata bumi kini telah meningkat sebanyak 0,4 hingga 0,8 derajat Celcius dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.

Bahkan, tidak sedikit pula ilmuwan yang memperkirakan bahwa suhu bumi bisa meningkat antara 1,4 sampai 5,8 derajat celcius pada tahun 2100.

Penyebab Pemanasan Global

penyebab pemanasan global melalui pencemaran udara

Ada banyak penyebab dari pemanasan global itu sendiri. Bahkan, Anda juga bisa melihat secara langsung penyebab dari pemanasan global yang ada di lingkungan sekitar. Lalu, apa saja penyebab dari pemanasan global dan apa saja buktinya? Berikut akan dijelaskan secara gamblang.

– Global Warming

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan kalimat tersebut. Ya, pendapat orang saat ini banyak yang mengaitkan global warming dengan suhu panas. Akan tetapi tahukan Anda jika global warming juga bisa menyebabkan sebaliknya?

Hal ini bisa dibuktikan dengan Hutan Amazon yang bisa saja berubah menjadi gurun. Sementara itu, Gurun Sahara bisa berubah menjadi lebih hijau an ditumbuhi banyak tumbuhan.

Hal ini seperti yang telah diungkapkan oleh Plant a Tree Today (PATT) Foundation of The UK and Thailand.

– Meningkatnya Polusi Karbon Dioksida

Amerika Serikat menjadi negara terbesar yang menyumbangkan jumlah kadar karbon dioksida. Padahal, Amerika sendiri hanya memiliki 4% dari jumlah populasi yang ada di dunia.

Akan tetapi, hal tersebut ternyata jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah karbon dioksida yang dilepaskannya ke udara.

Dalam kurun waktu 800.000 tahun terakhir, ternyata jumlah karbon dioksida yang ada di atmosfer jauh lebih banyak. Hal inilah yang menyebabkan berbagai macam masalah terutama pencemaran udara dan global warming.

– Gas Metana

Tak hanya gas karbon dioksida saja yang menyebabkan berbagai macam masalah. Gas metana, justru menjadi penyebab kedua. Adanya gas metana ini ternyata kebanyakan disebabkan oleh aktivitas peternakan.

Salah satunya yakni peternakan sapi yang menghasilkan lebih banyak gas metana jika dibandingkan dengan pabrik industri.

Paling tidak, peternakan sapi akan memproduksi sekitar 20% emisi dari gas metana yang mana berasa dari sendawa serta kentut yang berasal dari sapi.

– Emisi Gas Rumah Kaca dan Bahan Bakar Fosil

Bahan bakar dari fosil ternyata juga tidak bisa dihindarkan dalam penggunaannya. Padahal, banyak pencemaran tanah yang diakibatkan oleh bahan bakar fosil itu sendiri, seperti tumpahan minyak yang ada di sekitar pengeboran.

Revolusi industri yang dimulai pada tahun 1700-an ternyata menjadikan manusia mencemari lingkungan dengan menggunakan bahan bakar fosil secara tidak terkendali. Hal inilah yang mulai menyebabkan berbagai macam masalah lingkungan hingga saat ini.

Namun ternyata, efek rumah kaca tak selamanya memiliki dampak negatif bagi kehidupan di bumi. Ada juga dampak negatif yang diberikan oleh efek rumah kaca untuk keberlangsungan kehidupan yang ada di bumi ini.

Dimana, tanpa adanya efek rumah kaca tersebut, suhu udara yang ada di bumi akan terlalu dingin sehingga membuat bumi tidak memungkinkan untuk ditinggali.

Akan tetapi, jika efek rumah kaca tersebut terlalu berlebihan, hal ini akan membuat suhu bumi menjadi terlalu panas sehingga akan mengancam kehidupan manusia dan spesies lainnya.

Berbagai macam penyebab tersebut sebagian besar diakibatkan oleh aktivitas manusia yang dilakukan sehari-hari. Namun, seperti yang sudah diketahui bahwa berbagai aktivitas tersebut tidak bisa dihentikan begitu saja mengingat banyak manusia yang membutuhkannya.

Dampak Pemanasan Global

dampak pemanasan global

Pastinya, dampak dari pemanasan global yang satu ini juga dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Kesehatan ekosistem yang ada di sekitar lingkungan pun akan terserang secara sistematis.

Lalu, apa sajakah dampak yang diakibatkan dengan adanya pemanasan global? Berikut penjelasannya.

– Meningkatnya Permukaan Air Laut

Akibat dari pemanasan global, air laut yang ada di permukaan bumi pun akan meningkat. Dengan sebuah skenario kenaikan air laut sekitar 0.9%, hal ini bisa membuat 100 juta orang yang bertempat tinggal di pesisir akan mengungsi.

Oleh karena itu, beberapa proyek kota apung saat ini tengah dikembangkan untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

Selain itu, hal tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya tempat tinggal manusia, pengembangan objek wisata dan masih banyak yang lainnya.

Selain itu, tingkat keasaman permukaan air laut juga meningkat. Ini terjadi sejak awal revolusi industri yang dilakukan oleh manusia. Sekitar 30% tingkat keasaman dari permukaan air laut meningkat.

– Mencairnya Puncak Es

Meningkatnya suhu bumi ternyata membuat puncak es menjadi mencair, hal tersebut juga mengakibatkan permukaan laut menjadi semakin meningkat.

Untuk pertama kalinya selama beberapa ratus tahun, kapal dapat melewati Northwest Passage yang berada di atas Amerika Utara. Padahal, area tersebut dikenal sebagai tempat yang tertutup es selama ratusan tahun lamanya.

Tak hanya itu saja, bahkan es yang berada di Puncak Gunung Wijaya, Papua kini pun mulai menghilang. Padahal, es yang berada di gunung tersebut dikenal dengan nama salju abadi.

– Terumbu Karang Rusak

Tak hanya itu saja, dampak yang diakibatkan karena adanya pemanasan global. Dampak lainnya ialah rusaknya terumbu karang. Hal ini karena kondisi lingkungan yang berubah sehingga membuat terumbu karang tidak mampu beradaptasi dengan cepat.

Hal tersebut bisa berakibat pada pemutihan laut dan munculnya berbagai penyakit yang dapat merusak terumbu karang.

Selain itu, dunia juga telah kehilangan sekitar 16% terumbu karangnya. Hal ini terjadi karena suhu laut yang terus meningkat.

Akibatnya, terumbu karang pun tidak dapat beradaptasi dengan baik sehingga membuatnya menjadi rusak kemudian mati. 16% terumbu karang yang ada di dunia pun dinyatakan punah pada tahun 1998.

– Suhu Udara Semakin Panas

Meningkatnya suhu udara sendiri diakibatkan karena adanya efek rumah kaca. Meskipun efek rumah kaca memiliki manfaat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi, akan tetapi hal tersebut justru akan sangat berbahaya jika jumlahnya berlebihan.

Suhu bumi yang semakin meningkat tidak hanya berdampak buruk bagi kehidupan manusia saja, akan tetapi juga bagi kehidupan makhluk lain. Musim kemarau pun bisa berjalan lebih lama jika dibandingkan dengan beberapa periode sebelumnya.

Dan tahun 2014 merupakan tahun paling panas. Berdasarkan catatan sejarah yang ada, tahun 2014 adalah tahun paling panas selama peradaban manusia di bumi.

Hal ini melebihi rekor yang telah ditetapkan sebelumnya yakni pada tahun 2010. Tak ayal, jika pada tahun tersebut banyak sekali tumbuhan mengering dan hewan mati. Bahkan, meningkatnya suhu bumi ini juga menelan beberapa korban jiwa di berbagai negara.

– Gelombang Panas

Selain suhu yang semakin meningkat, gelombang panas juga menjadi akibat dari adanya fenomena tersebut. Tentu saja, gelombang panas yang satu ini juga membahayakan kehidupan manusia sendiri.

Dimana, gelombang panas tersebut dapat menyebabkan penyakit yang berkaitan dengan panas. Hal ini bisa saja menyerang para penderita diabetes dengan rentan usia yang sudah renta ataupun masih sangat muda.

Tak ayal, jika gelombang panas yang satu ini membuat banyak korban jiwa mulai berjatuhan.

– Perubahan Iklim

Yang paling nyata terjadi ialah perubahan iklim. Lingkungan pada saat ini dapat dengan mudah diamati karena telah terjadi perubahan.

Seperti halnya gletser di Kutub Utara yang mulai mencair dan memprediksikan dapat menenggelamkan beberapa pulau yang ada di dunia.

Selain itu, es yang ada pada sungai ataupun danau kini pun menjadi lebih mudah mencair jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Bahkan, penyebaran dari tanaman serta hewan telah berubah jika dibandingkan dengan data historis yang ada. Beberapa pohon juga telah berbunga lebih awal.

– Hasil Pertanian Menurun

Ini disebabkan karena cuaca yang tidak menentu. Hal tersebutlah yang membuat para petani sulit untuk menentukan masa panen dan masa tanam.

Tak hanya itu, bahkan berbagai macam bencana alam akibat dari pemanasan global juga mengancam petani karena dapat membuat hasil panennya menjadi rusak.

Beberapa bencana tersebut diantaranya adalah kekeringan, banjir, puting beliung dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal ini pula yang mengancam sumber produksi pangan dunia, karena sebagian besar sumber produksi pangan dunia berasal dari pertanian.

– Bencana Alam

pemanasan global yang terjadi juga mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan ribu orang pada tahun 1990-an. Hal tersebut diakibatkan oleh bencana alam yang berkaitan dengan cuaca. Kurang lebih 95% dari kematian tersebut, ternyata terjadi di beberapa negara berkembang.

Masih adanya banyak sekali dampak yang diakibatkan oleh pemanasan global satu ini. Dimana, berbagai macam dampak tersebut tentu akan membuat kehidupan makhluk hidup menjadi lebih terancam. Oleh sebab itu, wajib bagi kita sebagai warga dunia untuk tetap menjaga kelestarian bumi ini.

Mungkin, Anda tidak harus memulainya dengan hal yang besar terlebih dahulu, dengan memulai kebiasaan-kebiasaan kecil seperti menghemat energi listrik, berjalan kaki pada saat bepergian dan lain sebagainya dapat membantu mengurangi pemanasan global.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
pidato persuasif

Kumpulan Contoh Pidato Persuasif

Contoh pidato persuasif merupakan salah satu dari jenis pidato yang ada di kehidupan sehari-hari. Pidato sendiri merupakan kegiatan berbicara di depan khalayak ramai. Pidato biasanya disampaikandalam event tertentu. Sebagai salah…
View Post