metamotfosis sempurna dan tidak sempurna

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Total
0
Shares

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna – Pernahkah Anda mendengar tentang apa itu metamorfosis? Ya, metamorfosis adalah salah satu perubahan yang terjadi pada makhluk hidup.

Perubahan ini tidak hanya akan mengubah makhluk hidup secara wujud saja, tetapi juga pola hidup, makanan dan hal-hal lainnya.

Secara umum, metamorfosis dibagi menjadi dua, yakni metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Tentu, pembagian metamorfosis menjadi dua jenis, yakni metamorfosis sempurna dan tidak sempurna memiliki dasar perbedaan yang cukup kuat.

Diantara keduanya ada pembeda yang secara khusus bisa dijadikan dasar klasifikasi dari metamorfosis tersebut. Lantas, bagaimana penjelasan mengenai kedua jenis metamorfosis tersebut?

Pada kesempatan ini kita akan membahas beberapa hal terkait metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Cek ulasan di bawah ini.

Pengertian Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Untuk membahas mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami bagaimana pengertian dari jenis perubahan wujud makhluk hidup tersebut.

Sebagaimana disinggung di awal, pengertian mengenai metamorfosis bisa dijadikan dasar klasifikasi untuk membedakan jenis metamorfosis tersebut.

Adapun pengertian terkait kedua jenis metamorfosis tersebut adalah sebagai berikut:

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna adalah perubahan bentuk yang terjadi pada serangga di mana larva atau hewan muda memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan bentuk serangga tersebut ketika sudah dewasa. Biasanya, kondisi ini disebut dengan holometabola.

Biasanya, tidak hanya perubahan pada wujud yang terjadi pada makhluk hidup tersebut, tetapi juga cara makan dan habitatnya pun akan berbeda.

Nah, perlu diketahui bahwa ada masa transisi atau titik perubahan mulai dari bentuk larva menjadi hewan dewasa, di mana masa ini disebut dengan nama kepompong.

Nah, dalam perubahan terkait metamorfosis sempurna, ada setidaknya empat tahapan pengembangan yang akan terjadi.

Tahapan perkembangan dalam metamorfosis sempurna adalah telur – larva – pupa – imago atau hewan dewasa. Ads cukup banyak hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, seperti nyamuk, lalat, kupu-kupu dan lainnya.

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis Tidak Sempurna

Jenis metamorfosis yang kedua adalah metamorfosis tidak sempurna. Detail metamorfosis ini merupakan metamorfosis yang terjadi pada hewan di mana hewan tersebut tidak mengalami perubahan secara signifikan.

Perubahan tersebut disebut sebut juga dengan nama hemimetabola. Berbeda dengan metamorfosis sempurna, pada metamorfosis tidak sempurna, maka hewan hanya akan mengalami tiga tahapan perubahan.

Tahapan perubahan tersebut adalah telur – nimfa – imago atau hewan dewasa. Ada masa pupa yang hilang dalam tahapan metamorfosis tidak sempurna tersebut.

Nah, dalam metamorfosis tidak sempurna ini, hewan yang baru menetas dari telur akan memiliki bentuk yang sama dengan hewan yang sudah masuk pada jenis hewan dewasa.

Perubahan yang terjadi hanya ada pada bagian tubuh yang belum mengalami pertumbuhan saja. Ada beberapa hewan yang dalam proses hidupnya mengalami metamorfosis tidak sempurna tersebut.

Adapun beberapa contoh dari hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah walang, kepik, rayap, jangkrik, capung, belalang dan lainnya.

Dari beberapa poin di atas kita bisa melihat pengertian dari metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Dari pengertian tersebut bisa dilihat bahwa setiap jenis metamorfosis memiliki karakteristik masing-masing yang berbeda satu sama lain.

Tentu, untuk memahami detail metamorfosis tersebut, pengetahuan pada pengertian metamorfosis menjadi penting.

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Dari beberapa poin di atas telah dijelaskan mengenai pengertian umum dari metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Namun, untuk pemahaman yang lebih mendalam mengenai detail dari metamorfosis tersebut, pembahasan mengenai perbedaan masing-masing jenis metamorfosis menjadi cukup penting untuk diutarakan.

Pembedaan masing-masing metamorfosis akan memberikan data apa saja hal-hal yang membedakan detail metamorfosis tersebut. Adapun perbedaan tersebut adalah sebagai berikut:

Banyak Tahapan

Perbedaan mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna bisa dilihat dari banyaknya tahapan yang terjadi pada masing-masing metamorfosis.

Dalam hal ini, metamorfosis sempurna memiliki jumlah tahapan yang lebih banyak. Dalam metamorfosis sempurna terdapat empat tahapan.

Adapun tahapan pada metamorfosis sempurna adalah telur – larva – pupa – imago atau hewan dewasa. Sementara metamorfosis tidak sempurna hanya mengalami tiga tahapan saja, yakni telur – nimfa – hewan dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna tidak mengalami masa pupa sebagai perubahan bentuk hewan awal ke hewan dewasa.

Detail Perkembangan

Perbedaan lain mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna juga bisa dilihat dari detail perkembangan dari hewan tersebut.

Dalam hal ini, perubahan yang terjadi pada proses metamorfosis sempurna adalah cukup drastis. Hewan mengalami perubahan bentuk yang bisa dikatakan sangat beda dari sejak menetas.

Sementara metamorfosis tidak sempurna mengalami detail yang berbeda. Pada metamorfosis tidak sempurna, perubahan bentuk hewan bisa dikatakan tidak terlalu signifikan.

Hal ini dikarenakan hewan sudah memiliki bentuk sama sejak lahir. Perubahan yang terjadi hanya pada bagian tubuh yang belum berkembang saja.

Lama Tahapan

Hal lain yang bisa dijadikan dasar dari perbedaan mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna adalah lama tahapan dari proses perubahan tersebut.

Dalam hal ini, metamorfosis sempurna memerlukan waktu perubahan yang lebih lama daripada metamorfosis tidak sempurna. Hal ini dikarenakan adanya fase pupa yang terjadi.

Fase pupa ini merupakan fase kritis dalam metamorfosis sempurna. Pada fase tersebut, hewan yang mengalami perubahan tidak akan beraktivitas, termasuk makan. Ada beberapa waktu yang digunakan untuk berdiam diri hingga berbulan lamanya.

Hal berbeda ditemukan pada metamorfosis tidak sempurna. Perubahan yang terjadi pada metamorfosis tidak sempurna cenderung tidak memerlukan waktu yang lama.

Hal ini dikarenakan perubahan yang terjadi segaris dengan pola hidup dari hewan tersebut di mana bagian tubuh yang belum berkembang akan berkembang seiring waktu berjalan.

Contoh Metamorfosis Sempurna

Terkait metamorfosis sempurna, ada beberapa hewan yang mengalami jenis metamorfosis ini. Adapun contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah sebagai berikut:

Kupu-Kupu

Metamorfosis kupu-kupu
Sumber: rumus.co.id

Kupu-kupu merupakan salah satu hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Hal ini dikarenakan kupu-kupu mengalami empat tahapan dalam proses metamorfosis yang dialami.

Beberapa tahapan dalam metamorfosis sempurna yang dialami oleh kupu-kupu adalah: telur, larva, pupa dan imago.

Saat fase telur, telur tersebut akan menetas dan berubah menjadi larva dalam kurun waktu sekitar 5 hari. Nah, larva pada kupu-kupu adalah ulat.

Pada saat menjadi larva tersebut, ulat akan mencari makan untuk melanjutkan kehidupannya. Pertumbuhan kulit di masa larva akan terjadi hingga 6 kali.

Setelah itu, larva akan mencari perlindungan dan menempel di daun. Inilah fase kelanjutan yang dinamakan pupa.

Larva kupu-kupu akan menjadi kepompong dan akan terjadi perubahan yang signifikan pada bentuk. Masa ini terjadi hingga 20 hari lamanya. Setelah itu, pupa akan menjadi seekor kupu-kupu.

Nyamuk

Metamorfosis Nyamuk

Nyamuk juga termasuk hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Dalam perkembangan awal, nyamuk akan menyimpan telur di tempat yang lembab.

Biasanya, pengeraman telur akan terjadi dengan sempurna saat musim dingin tiba. Masa ini membutuhkan waktu sekitar 2 hari saja.

Setelah menetas, telur akan berubah menjadi jentik nyamuk. Pada masa ini akan terjadi pergantian kulit. Proses larva hingga menjadi pupa ini terjadi sekitar 7 hari lamanya.

Pada saat fase pupa, terjadi pertumbuhan dan perubahan bentuk tubuh secara signifikan. Setelah 12 hari, nyamuk dewasa akan muncul dan siap terbang untuk mencari makanan. Itulah fase metamorfosis nyamuk.

Contoh Metamorfosis Tidak Sempurna

Untuk melengkapi pembahasan, kita juga akan membahas tentang contoh dari metamorfosis tidak sempurna.

Ada beberapa hewan yang juga mengalami metamorfosis tidak sempurna dalam tahapan hidupnya. Adapun hewan yang mengalami masa ini adalah sebagai berikut:

Belalang

Metamorfosis Belalang
Sumber: ebiologi.net

Salah satu hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah belalang. Dalam hal ini, tahapan metamorfosis dimulai dari telur belalang. Telur belalang akan sangat bergantung pada kondisi lingkungan tempat di mana ia hidup.

Setelah itu, telur akan menetas dan terbentuklah bayi belalang. Pada masa ini, umumnya belalang putih tidak memiliki sayap.

Fase nimfa ini akan terjadi sekitar 25 hingga 40 hari lamanya. Nah, saat mengalami masa ini, maka akan terjadi pergantian kulit hingga 6 kali.

Di samping mengalami perubahan kulit tersebut, belalang juga mengalami perubahan lainnya. Beberapa bagian tubuh belalang yang belum tumbuh akan tumbuh secara sempurna.

Perubahan ini akan tampak nyatanya saat perubahan kulit ke-6, di mana sayap belalang terbentuk dengan sempurna.

Kecoa

metamorfosis kecoa

Kecoa juga termasuk salah satu hewan yang mengalami proses metamorfosis tidak sempurna. Hewan yang boleh dikatakan cukup mengerikan dan menjijikkan ini memiliki tiga tahapan dalam perkembangannya menjadi seekor kecoa dewasa.

Dalam daur hidupnya, ada tiga fase yang akan dialami oleh seekor kecoa dari awal hingga akhir, Ketiga fase tersebut adalah telur, nimfa, dan imago. Ketiga fase ini secara tidak langsung akan mengubah kecoa menjadi bentuk yang lebih sempurna.

Dalam hal ini, fase akan diawali dari bentuk telur. Pada fase ini, telur dari kecoa akan menetas dalam waktu sekitar 28 hari. Namun, dari jenis lainnya, ada pula telur kecoa yang baru menetas dalam waktu sekitar 2 bulan lamanya.

Setelah menetas, maka kecoa akan mengalami masa lanjutan yang tidak kalah lamanya. Masa kedua ini disebut dengan nama masa nimfa. Pada masa ini, kecoa membutuhkan waktu sekitar 60 hari untuk mengganti kulit dan menumbuhkan beberapa bagian tubuh yang belum tumbuh.

Pergantian kulit pada hewan ini berlangsung selama 5 hingga 7 kali. Setelah tahapan perkembangan terakhir tersebut, maka akan tercipta imago atau kecoa dewasa yang sama dengan hewan yang sering kita lihat.

Demikian beberapa ulasan mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna serta beberapa contohnya. Dari beberapa ulasan di atas, kita bisa melihat bagaimana tahapan-tahapan tiap metamorfosis.

Selain itu, pembahasan mengenai metamorfosis sempurna dan tidak sempurna ini juga akan memberikan tambahan pemahaman perihal bagaimana daur hidup yang terjadi pada hewan, baik secara sempurna ataupun tidak. Nah, semoga beberapa ulasan di atas bisa menambah pengetahuan Anda.

Baca Juga Proses Metamorfosis Katak dan Penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post