laporan kegiatan

Bagian, Struktur dan Contoh Laporan Kegiatan

Total
0
Shares

Contoh laporan kegiatan pada dasarnya adalah laporan atas salah satu kegiatan tertentu yang sudah dilakukan sebelumnya. Kegiatan ini biasanya sudah dilakukan oleh individu maupun kelompok atau organisasi. Laporan kegiatan tidak dibuat oleh siapa saja ya, melainkan peserta kegiatan dan pihak penyelenggara atau panitia dari kegiatan.

Sebelum mengintip lebih jauh mengenai contoh dari laporan kegiatan sebaiknya Anda tahu terlebih dahulu mengenai beberapa bagian yang harus ada di dalamnya. Tujuannya adalah agar Anda bisa menulis sebuah laporan yang baik dan juga benar. Berikut ini adalah bagian yang ada dalam penyusunan laporan kegiatan.

1. Sampul atau Cover dari Laporan

Cover laporan pada dasarnya adalah bagian terpenting dari laporan. Sebab hal ini akan jadi kesan pertama yang akan dilihat oleh pembaca pada saat membukanya. Jadi Anda harus bisa membuat cover semenarik mungkin sehingga bisa menimbulkan kesan yang baik pada lembaran selanjutnya, bahkan juga lembar isi.

Selain menarik, anda juga pun wajib membuat cover yang desainnya sesuai dengan isi dari laporan. Hal ini bisa dimulai dari perpaduan warna, judul, penambahan foto atau gambar serta beberapa hal lainnya. Namun, sebaiknya hindari juga pemakaian hal-hal yang dirasa kurang penting.

Beberapa hal yang tidak penting tersebut adalah misalkan saja laporan tersebut merupakan bentuk laporan perusahan, jadi Anda tidak perlu menggunakan foto maupun gambar yang memiliki kaitan dengan personal.

2. Kata Pengantar

Kata pengantar merupakan halaman yang isinya adalah ucapan-ucapan penulis karena sudah berhasil menyelesaikan penulisan karya tulis. Misalnya saja tentang ucapan syukur, ucapan rasa terima kasih, tujuan serta manfaat penulisan. Tak lupa biasanya juga ada kritik maupun saran yang nantinya memberi motivasi bagi penulis.

Kata pengantar dalam contoh surat pengantar dibagi jadi tiga bagian yakni bagian pembukaan, bagian isi, dan bagian penutup. Kata pengantar akan berisi konten utama ataupun latar belakang dari laporan yang dibuat.

Di bagian kata pengantar tentunya Anda dapat mencantumkan ungkapan pribadi tentang keberhasilan dalam menerbitkan laporan tersebut. Selain itu juga bisa menyebutkan beberapa pihak yang sudah membantu jalannya proses pembuatan hingga selesai. Membahas mengenai proses penyusunan laporan juga bisa.

Biasanya kata pengantar akan singkat, padat serta jelas. Sampaikan kata pengantar Anda dengan kalimat yang simpel, sehingga akan memudahkan para pembaca mengerti serta tertarik membaca lebih lanjut.

3. Daftar Isi

Daftar isi adalah lembar halaman yang jadi petunjuk bagi setiap halaman dari contoh laporan kegiatan serta pokok isi laporan dan nomor halamannya. Daftar isi nantinya akan memudahkan para pembaca melihat dan mencari halaman laporan yang dibutuhkan.

4. Daftar Tabel

Ada daftar isi ada juga daftar tabel sebagai lembar halaman yang dipakai untuk petunjuk setiap tabel yang sudah Anda cantumkan ke dalam laporan. Letak dari daftar ini dipisah dengan daftar isi ya. Umumnya daftar matrik atau daftar lainnya dipisah oleh halaman. Sama dengan daftar isi, bagian daftar tabel juga akan memberikan keterangan mengenai tata letak dari tabel yang sudah Anda buat.

5. Daftar Gambar

Dalam contoh laporan kegiatan juga ada daftar gambar yang digunakan sebagai halaman dan petunjuk dari letak gambar yang sudah Anda cantumkan dalam laporan. Daftar gambar letaknya juga terpisah dengan daftar isi maupun daftar tabel.

6. Bab I atau Pendahuluan

Bab I pendahuluan ini terdiri dari beberapa bagian utama diantaranya adalah latar belakang kegiatan, tujuan dan fungsi dalam jangka panjang maupun pendek atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Pendahuluan adalah bab pertama dari sebuah karya tulis dengan isi jawaban apa serta mengapa penelitian tersebut harus dilakukan.

Bagian ini akan menggambarkan topik penelitian akan disajikan. Berisi mengenai apa yang akan Anda ceritakan pada bab selanjutnya. Bagian ini tentunya wajib berhubungan dan sinkron pada bab selanjutnya. Pendahuluan, akan memberikan gambaran secara garis besar mengenai isi dari tentang laporan.

7. Bab II

Pada Bab II dalam contoh laporan kegiatan akan mencantumkan pokok dari bahasan yang akan Anda laporkan, dimulai dari latar belakang kenapa diadakannya kegiatan, hingga Anda mengadakan acara sampai wajib membuat laporan.

Selain itu juga ada landasan diadakannya acara. Isi tentang apa saja susunan dari acara tersebut, rincian kegiatan dari hari pertama sampai hari akhir lengkap dengan jamnya. Bab II akan laporan yang lebih detail, menginformasikan berbagai rangkaian kegiatan dan acara secara keseluruhan.

8. Bab III

Bab II dari contoh laporan kegiatan berisi mengenai bagian Kesimpulan dan Saran, yang mana menyatakan dan mencantumkan beberapa kendala yang dialami ketika kegiatan berlangsung dan ketika sedang membuat laporan.

Selanjutnya, untuk bagian permintaan saran yang tepat supaya di kegiatan yang selanjutnya dapat mengurangi kendala-kendala lain dan meminta masukan tentang keberhasilan dalam proses pembuatan laporan tersebut.

9. Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah bagian yang isinya tentang sumber baik itu buku dan lainnya yang Anda pakai pada saat membuat laporan kegiatan. Jika Anda tidak ingin dianggap sebagai penulis plagiat maka cantumkan sumber atau dari mana Anda memperoleh teori serta bahasan yang ada.

10. Lampiran-Lampiran

Bagian yang terakhir dari contoh laporan kegiatan ini berupa bukti transaksi, dokumentasi, dan surat masuk keluar. Disusun secara rapi dan menarik mungkin. Pada laporan yang lain sebelum dicantumkan lampiran-lampiran umumnya terdapat daftar lampiran agar lebih memudahkan pembaca dalam mencari lampiran yang dikehendaki.

Di atas tadi adalah beberapa bagian yang harus adalah pada contoh laporan kegiatan. Agar Anda semakin jelas dan benar dalam membuat laporan kegiatan maka di bawah ini adalah contoh laporan yang mungkin bisa dijadikan referensi.

Contoh Laporan Kegiatan

Contoh Laporan Kegiatan

Bagaimana mudah bukan membuat contoh laporan kegiatan? Di atas adalah beberapa bagian yang harus ada di dalamnya. Laporan kegiatan benar-benar harus bisa menggambarkan semua keadaan selama pelaksanaan termasuk juga dengan pelaksanaan, anggaran dan lainnya.

Satu hal yang harus selalu Anda ingat ketika membuat laporan kegiatan, yakni ketelitian. Ya, jika laporan ini Anda buat dengan asal-asalan, maka nantinya akan ada cukup banyak ketidak senambungan antara kegiatan dan laporannya, sehingga bukan tidak mungkin Anda atau panitia akan dicurigai oleh pihak tertentu.

Baca Juga:

2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
pidato persuasif

Kumpulan Contoh Pidato Persuasif

Contoh pidato persuasif merupakan salah satu dari jenis pidato yang ada di kehidupan sehari-hari. Pidato sendiri merupakan kegiatan berbicara di depan khalayak ramai. Pidato biasanya disampaikandalam event tertentu. Sebagai salah…
View Post