lapisan bumi

Struktur Lapisan Bumi dan Penjelasannya

Total
0
Shares

Lapisan Bumi – Maha kuasa Tuhan dalam menciptakan bumi beserta isinya sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Di tempat yang bulat ini, manusia, hewan dan tumbuhan hidup secara beriringan.

Adapun permukaan bumi dibagi menjadi dua wilayah yakni wilayah daratan dan wilayah perairan. Makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan dan hewan darat tinggal di wilayah daratan.

Sedangkan makhluk hidup seperti ikan tinggal di lautan. Tahukah Anda jika bumi yang kita tinggali ini terdiri dari beberapa lapisan.

Bahkan, lapisan-lapisan ini membuat bumi tampak seperti sebuah telur rebus. Adapun seseorang sebagai makhluk hidup tinggal di lapisan bumi teratas atau disebut dengan kerak bumi.

Pada kesempatan kali ini, akan dibahas sekaligus mengupas habis informasi lengkap mengenai lapisan bumi. Namun, sebelum lebih jauh membahas lapisan bumi secara mendalam, ada baiknya bagi Anda perlu tahu terlebih dahulu material apa saja yang terkandung di dalam bumi.

Sudah penasaran ingin tahu materialnya? Langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

Struktur Lapisan Bumi

Lapisan bumi

Setelah berbicara panjang kali lebar mengenai material bumi, kini saatnya kita mengupas lapisan bumi yang kita tinggali. Struktur bumi sendiri terdiri atas beberapa lapisan baik itu lapisan luar maupun lapisan dalam.

Uniknya lagi, lapisan bumi ini juga seperti lapisan yang dimiliki oleh telur rebus dimana berisi bagian kerak, mantel dan juga inti. Kerak di sini digambarkan seperti cangkang telur.

Mantel digambarkan seperti putih telur dan inti digambarkan seperti bagian kuning telur. Dari pada Anda penasaran, yuk langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

1. Kerak Bumi

Kerak bumi merupakan bagian dari lapisan bumi terluar. Kerak bumi juga menjadi tempat untuk semua makhluk hidup tinggal. Di bagian kerak bumi, Anda bisa menemukan berbagai macam jenis batuan dimulai dari batuan sedimen, batuan beku hingga batuan metamorf.

Adapun lapisan kerak ini memiliki tingkat ketebalan 32 km dan bagian yang tertebal terletak di bawah benua yakni 65 km dan yang paling tipis berada di samudera yakni hanya 8 km saja. Kerak bumi juga menjadi salah satu lapisan bumi yang paling aktif bergerak.

Pergerakan kerak bumi dibuktikan dengan berubahnya bentuk permukaan bumi dari waktu ke waktu. Jika dahulu semua daratan menyatu, maka lain halnya saat ini.

Ini karena terjadi pergerakan lempeng-lempeng bumi sejauh 10 cm setiap tahunnya. Bahkan akibat dari pergerakan lempeng ini sering kali tanah yang datar terbentuk gunung yang besar dengan sendirinya.

2. Mantel Bumi

Mantel bumi merupakan lapisan kedua setelah kerak bumi. Mantel bumi juga menjadi salah satu lapisan bumi terbesar dan tertebal. Di dalam bagian mantel bumi ini tersimpan alumunium, magnesium, silikon, kalsium, dan bahkan oksigen.

Hampir 80% massa bumi terdiri atas lapisan mantel ini dimana suhunya bisa mencapai 1600 hingga 4000°F. Di bagian lapisan bumi ini juga menyimpan magma yang biasanya dikeluarkan oleh gunung berapi yang meletus.

Adapun ketebalan dari lapisan ini sendiri secara umum adalah 1.802 mil dimana dibagi menjadi dua buah lapisan. Kedua buah lapisan ini adalah lapisan bawah dan lapisan atas dimana di bagian atas akan jauh lebih dingin dibandingkan dengan lapisan bawahnya.

3. Inti Bumi

Inti bumi menjadi lapisan bumi terdalam dimana letaknya berada di tengah-tengah bumi. Seperti halnya telur rebus, inti bumi dikatakan seperti kuning telur yang berbentuk bulat. Inti bumi sendiri memiliki ketebalan kurang lebih 3.500 km. Keberadaan inti bumi juga dikatakan sebagai pusat bumi.

Pada lapisan bumi inilah gravitasi dan gaya magnetik ada. Adapun ini bumi ini juga dibagi menjadi dua bagian yakni bagian luar dan bagian dalam. Pada bagian luar berbentuk bola logam cair yang sangat panas.

Di bola ini juga terdapat kandungan nikel dan besi di dalamnya. Meskipun berbentuk cair, namun lapisan ini memiliki tingkat kepadatan yang sangat tinggi. bagian inti luar juga memiliki ketebalan 1.400 km dengan suhu yang mencapai 8000 hingga 11.000° F.

Sedangkan bagian inti bumi dalam, suhunya bisa mencapai 9000 hingga 13.000 °F. Bukankah ini sangat panas? Bahkan panas dari inti bumi diperkirakan lebih panas dibandingkan dengan panas matahari.

Lantas apa jadinya jika manusia sampai tercelup ke bagian inti bumi? Tentunya mereka akan luluh lantah dalam waktu seketika.

Adapun lapisan-lapisan bumi yang sudah disebut di atas memiliki peranan yang sangat penting bagi bumi dan juga makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Dengan masih adanya lapisan ini menandakan bahwa bumi masih dalam keadaan yang baik.

Oleh sebab itu, adanya informasi ini bisa dijadikan sebagai pengetahuan tambahan bahwa bumi yang kita tempati ini memiliki banyak sekali lapisan yang penting.

Sudah sepantasnya sebagai makhluk hidup menjaga meskipun hanya menjaga bagian keraknya saja. karena kelangsungan bumi tercinta dipengaruhi oleh makhluk hidup yang menempatinya.

Material Pembentuk Lapisan Bumi

Material Pembentuk Bumi

Bumi termasuk salah satu planet yang berada ada sistem tata surya. Setiap planet yang ada di tata surya memiliki bentuk yang seragam yakni berbentuk bulat pepat. Selain memiliki bentuk yang seragam, planet ini juga dibentuk dengan menggunakan material tertentu.

Jika matahari yang menjadi pusat tata surya memiliki sifat panas, planet juga memiliki sifat panas juga. Hanya saja sifat panas yang dimiliki oleh planet berada di bagian intinya, salah satunya yang berada di bumi.

Bumi menjadi salah satu planet yang berpenghuni di sistem tata surya bima sakti. Di dalam bumi, terdapat banyak sekali material-material yang biasanya akan muncul saat bumi meletus.

Saat bumi meletus, ada banyak sekali material yang dikeluarkan, dari sinilah para ilmuwan mulai mempelajari material apa saja yang ada di dalam bumi.

Kejadian gunung meletus menjadi salah satu fenomena alam yang berkaitan dengan material bumi. Sebab, pada saat seperti ini, gunung bererupsi mengeluarkan awan panas, mengeluarkan debu dan masih banyak material lainnya.

Sebenarnya, apa sa si material yang terkandung di dalam bumi? Bagi Anda yang ingin mengetahuinya, yuk langsung saja simak material pembentuk lapisan bumi di bawah ini.

1. Tanah

Material pertama yang terkandung dalam bumi adalah tanah. Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan material yang satu ini.

Tanah merupakan salah satu material pembentuk kerak bumi yang berbentuk daratan. Manusia dan makhluk hidup lainnya hidup, tinggal, dan juga beraktivitas di atas tanah.

Tanah juga menjadi tempat menancapnya akar-akar pohon untuk tetap hidup. Adapun lapisan tanah yang paling atas disebut dengan lapisan yang paling subur.

Mengapa bisa demikian? Sebab, tanah bagian atas mendapatkan banyak sekali humus baik itu dari tumbuhan yang mati, hewan yang mati dan masih banyak lainnya.

Tanah

Tanah yang kita kenal ini tidak hanya terdiri atas satu macam saja, melainkan terdiri dari beberapa macam. Antara satu tanah dengan tanah lainnya juga memiliki bentuk dan struktur yang berbeda.

Beberapa jenis tanah ini antara lain tanah alubial, tana entisol, tanah andasol, humus, tanah grumusol, tanah laterit, tanah inseptisol, tanah litososl, tanah kapur, tanah latososl, tanah padas, tanah oxisol, pair, tanah podsolik merah kuning, tanah liat dan tanah posdol.

Setiap jenis tanah juga memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Selain itu, setiap tanah juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

2. Air

Selain tanah, material pembentuk bumi selanjutnya adalah air. Air menjadi hal yang sangat penting bagi makhluk hidup. Bahkan, tanpa adanya air, mungkin manusia akan mati karena dehidrasi.

Air sendiri merupakan salah satu material pembentuk bumi yang letaknya berada di permukaan bumi. Jumlah air yang berada di permukaan bumi ini sangat melimpah, bahkan luasnya sendiri lebih luas dibandingkan dengan luas dari permukaan tanah.

Jumlah air terbanyak biasanya ditemukan di samudera atau lautan. Meskipun demikian, bukan berarti di wilayah daratan tidak ada air.

Air

Air yang ditemukan di wilayah daratan biasanya ditemukan di sungai, danau, rawa. Adapun jenis air yang ada di bumi dibedakan menjadi macam-macam.

Untuk air berdasarkan letaknya dibedakan menjadi tiga yakni air permukaan, air tanah dan air angkasa. Air permukaan dibedakan menjadi tiga lagi yakni air sungai, air laut dan juga air danau.

Sama halnya dengan air angkasa dibedakan menjadi tiga yakni air salju, air es dan air hujan. Sedangkan air tanah dibedakan menjadi air tanah dalam, air tanah freatik, air tanah meteroid, air tanah konat dan air tanah magma.

3. Batuan

Batuan juga termasuk salah satu material yang terkandung di dalam bumi. Ciri-ciri batuan adalah memiliki bentuk yang ada, keras dan juga sangat kuat.

Karena strukturnya yang kuat inilah membuat batuan memiliki banyak sekali fungsi sehingga sering dimanfaatkan oleh manusia. Biasanya batuan akan digunakan oleh manusia sebagai bahan bangunan.

Bebatuan

Adapun batuan yang berukuran besar biasanya dijadikan sebagai pondasi batuan. Lain halnya dengan batuan yang kecil biasanya akan digunakan sebagai semen atau lainnya.

Tidak hanya digunakan sebagai bahan bangunan, namun batuan juga memiliki fungsi lain seperti dijadikan sebagai hiasan, misalnya saja seperti berlian, batu akik dan batu mulia lainnya.

Adapun jenis-jenis batuan pembentuk material bumi adalah batu apung, batu sedimen, batu metamorf, batu basalt, batu obsidian, batu pasir, batu konglomerat, batu stalagmit, batu liparit batu sabak dan masih banyak jenis batuan lainnya.

4. Pasir

Selain terbentuk atas batuan, bumi juga terbentuk atas pasir. Pasir ini bisa dikategorikan sebagai salah satu material dalam jenis tanah. Tetapi banyak pula orang yang menyebut pasir berbeda dengan tanah.

Pada saat terjadi erupsi gunung berapi, pasir menjadi salah satu jenis material yang paling banyak dimuntahkan. Tidak heran jika banyak orang yang menambang pasir di sekitar gunung berapi.

Pasir

Adapun pasir sering dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan bangunan. Tidak hanya itu, pasir juga sering dijadikan sebagai media tanam untuk Anda yang suka menanam.

Itulah beberapa material penyusun bumi yang bisa Anda ketahui. Sebenarnya tidak hanya material itu saja yang ada di bumi, masih ada lagi. hanya saja material tersebut menjadi material inti pembentuk bumi.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
pidato persuasif

Kumpulan Contoh Pidato Persuasif

Contoh pidato persuasif merupakan salah satu dari jenis pidato yang ada di kehidupan sehari-hari. Pidato sendiri merupakan kegiatan berbicara di depan khalayak ramai. Pidato biasanya disampaikandalam event tertentu. Sebagai salah…
View Post