Keutamaan dan Keistimewaan Hari Jumat

Total
0
Shares

Keutamaan hari Jumat – Hari Jum’at tergolong unik dalam Islam. Dilihat dari segi kata, pilihan nama “Jumat” berbeda dengan nama-nama hari lain. Kata “Jumat“ dalam Qamus Al Lughah Al Arabiyah Al Ma’ashir kata tersebut dapat dibaca dalam tiga bentuk: Jumu’ah, Jum’ah, dan Juma’ah, yang semuanya memiliki arti berkumpul.

Sementara hari-hari lain memiliki makna yang mirip dengan urutan angka hari dalam sepekan : Ahad (hari pertama), Isnain (hari kedua), tsulatsa (hari ketiga), arbi’a (hari keempat) dan khamis (hari kelima), serta sabtu yang akarnya dari kata sab’ah (hari ketujuh).

Hari jum’at disebut juga dengan istilah Sayyidul Ayyam atau hari yang lebih utama dibanding dengan hari-hari yang lain.

Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah. “Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu pula ia (Adam) dimasukkan ke surga serta dikeluarkan dari surga terakhir tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Keutamaan Hari Jum’at

 

1. Hari Mustajabah Untuk Berdoa

 

Doa yang dipanjatkan pada hari Jumat berpeluang besar dikabulkan oleh Allah. Sebab, Rasulullah SAW. bersabda tentang hal ini.

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah SAW. bersabda: “Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat waktu mustajabah / waktu terkabulnya doa, yang bila seorang hamba muslim melaksanakan sholat serta memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]

Dalam riwayat Imam Ahmad diterangkan bahwa waktu tersebut adalah setelah shalat ashar. Sementara disebutkan dalam riwayat imam Muslim dan Abu Daud, bahwa waktu mustajab tersebut adalah antara Imam (khatib) duduk di mimbar (untuk khutbah) sampai selesai Shalat Jumat.

2. Ibadah di Hari Jumat dapat Menghapuskan Dosa dalam Sepekan

KEUTAMAAN HARI JUM'AT

Hal ini berdasarkan hadist Nabi Muhammad Saw. “Sholat lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dapat menghapus dosa-dosa yang dilakukan diantara masa tersebut selama seseorang tersebut tidak melakukan dosa-dosa yang besar.”

Sahabat Abu Hurairah juga mengabarkan, Nabi Muhammad Saw. bersabda: “Barangsiapa mandi lalu berangkat Jumat, lalu melaksanakan sholat semampunya dan diam mendengarkan khutbah sampai selesai, lalu shalat bersama imam, niscaya akan diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu sampai hari Jumat berikutnya dan ditambah tiga hari setelahnya.” (HR. Muslim).

3. Hari Terbaik di Banding Hari Lain

rahasia hari jumat

Selanjutnya, dalam keterangan hadits Abu Lubabah Al Badri yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah, disebutkan lima peristiwa sebagai bukti keistimewaan dan keutamaan hari Jumat.

Rasulullah Saw. bersabda: “Dan pada hari jumat itu akan ada lima kejadian : 1. Allah menciptakan Adam pada hari itu, 2. Allah menurunkan Adam ke dunia pada hari itu, 3. Pada hari itu Adam wafat, 4. Pada hari itu ada satu saat yang tidaklah seseorang memohon kepada Allah sesuatu melainkan pasti dikabulkan, selama ia tidak meminta perkara haram, 5. Pada hari itu akan terjadi hari Kiamat.

“Tidak ada seorang malaikat yang dekat kepada Allah, langit, bumi, angin, gunung-gunung, lautan, kecuali semuanya cinta pada hari Jumat.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

4. Adanya Kewajiban Melaksanakan Shalat Jumat

keutamaan hari jumat

Di hari istimewa ini, ada ibadah khusus yang hanya dikerjakan pada hari Jumat, yakni shalat Jumat.

“Shalat jumat itu diwajibkan untuk setiap orang muslim berjamaah, kecuali empat orang yaitu, Hamba sahaya, wanita, anak-anak (yang belum baligh) dan orang sakit.” (HR. Abu Dawud dan Alhakim).

5. Meninggal pada Hari Jumat Dijauhkan dari Fitnah Kubur

keistimewaan hari jumat

Diantara keutamaan dan keistimewaan hari Jumat adalah orang yang meninggal pada malam atau hari Jumat berpeluang besar memperoleh khusnul khotimah (akhir kehidupan yang baik) dan dijauhkan dari fitnah kubur.

Dari Abdullah bin ‘Amr, berkata: Rasulullah SAW. bersabda: “Tidaklah seorang muslim meninggal dunia pada hari Jumat atau pada malam Jumat kecuali Allah akan melindunginya dari fitnah (pertanyaan) kubur.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Humaid, Abu Ya’la, dan Al Baihaqi).

6. Pahala Besar Bagi yang Berangkat Shalat Jumat lebih Awal

keistimewaan hari jumat

Abu Hurairah mengabarkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

“Barangsiapa mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah, lalu segera pergi ke masjid pada jam yang pertama maka ia seperti berkurban dengan unta yang gemuk, dan siapa yang pergi pada jam kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan sapi betina, dan barangsiapa pergi pada jam ketiga, maka seakan-akan ia berkurban dengan domba yang bertanduk, dan barangsiapa yang pergi pada jam keempat seakan-akan ia berkurban dengan seekor ayam, dan barangsiapa yang pergi pada jam kelima, maka seakan-akan ia berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam telah keluar, maka para Malaikat turut hadir sambil mendengarkan dzikir” (HR. Bukhari dan Muslim).

7. Hari Penuh Ampunan

keutamaan hari jum'at

Salman Al Farisi berkata: Rasulullah SAW. bersabda: “Barang siapa yang bersuci (mandi) pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at”. (HR. Bukhari)

8. Shalat Subuh Paling Utama

keistimewaan hari jumat

Shalat Subuh berjamaah pada hari Jumat merupakan shalat paling afdhal yang dilakukan seorang hamba dalam sepekan. Ibnu Umar mengabarkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda;

“Shalat paling afdhal di sisi Allah adalah Shalat Subuh pada hari Jumat secara berjamaah”. (HR. Al Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman dan dishahihkan oleh Syekh Al-Albani).

Dan di antara kekhususan Shalat Subuh pada hari Jumat adalah disunnahkan membaca surat As-Sajdah pada rakaat pertama dan Surat Al-Insan pada rakaat kedua.

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadist dari Abu Hurairah, “Bahwa Nabi Muhammad SAW pada saat shalat subuh di hari Jumat membaca Alif Lam Mim Tanzil [Surat As-Sajdah] dan hal Ata Alal Insani hinum minad Dahr [Al-Insan]”. (HR. Bukhari, No. 851 dan Muslim, No. 880).

Menurut Al Hafidz Ibnu Hajar, hikmah disunnahkannya membaca dua surat ini pada Jumat subuh, karena kandungan dua surat ini menjelaskan tentang penciptaan Adam dan keadaan huru-hara hari kiamat, karena Adam diciptakan pada hari Jumat dan kiamat akan terjadi pada hari Jumat pula.

9. Sedekah Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

keistimewaan hari jumat

“Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari Jumat (yakni bila sedekah itu pada hari Jumat maka pahala berlipat ganda dari hari lain.” (HR. Abi Syaibah).

Pelipatgandaan pahala sedekah di hari Jumat disebabkan oleh kemuliaan waktu. Di mana ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu amal dilipatgandakan pahalanya. Di antaranya karena keutamaan waktu, tempat, kapan dan dimana amalan tersebut dilakukan.

Hal ini sebagaimana dikatakan Ibnu Qayyim: “Sedekah pada hari itu (Jumat) dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti sedekah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.”

10. Hari Allah Menampakkan Diri

keutamann hari jumat

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Hari Jumat Allah akan menampakkan diri kepada hamba-hamba Nya yang beriman di Surga kelak.

Keterangan Anas bin Malik (seorang sahabat nabi) dalam mengomentari ayat Al Q ur’an: “Dan Kami memiliki pertambahannya” (QS.50:35) mengatakan: “Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat.”

Masih banyak keistimewan hari Jumat. Di antaranya adalah; Dalam kitab al Musnad dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Muhammad SAW. beliau bersabda: “Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah, lebih agung disisi Allah dibanding dengan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.

11. Hari Pembeda Antara Islam dan Non Islam

keutamaan hari jumat

Hari Jumat adalah hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.

Dari Abu Hurairah , Rasulullah SAW. bersabda:

“Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya kaum Yahudi adalah Sabtu, dan hari raya kaum Nasrani adalah Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad.” [HR. Muslim]

Baca Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like