jaringan tubuh manusia

Jaringan Tubuh Pada Manusia: Pengertian dan macamnya

Total
1
Shares

Tubuh manusia terdiri dari jaringan, sel, dan organ tubuh. Sel akan membentuk jaringan, lalu jaringan membentuk organ tubuh seperti paru dan jantung. Akan tetapi, sudahkah kalian tahu apa itu jaringan?

Pengertian Jaringan

jaringan epitel

Jaringan adalah kumpulan sel dengan bentuk yang sama dan bekerjasama untuk menjalankan fungsi biologis tertentu.

Berarti jaringan tubuh pada manusia adalah kumpulan sel yang membangun tubuh manusia. Jaringanya membangun lengan, kaki, tangan, serta organ-organ seperti lapisan lambung, paru-paru, otak, dan lainnya.

Macam Jaringan Tubuh Pada Manusia

jaringan tubuh manusia

Pada tubuh manusia, ada empat jenis jaringan utama. Cari tahu lebih lanjut tentang jaringan manusia pada penjelasan berikut ini.

1. Jaringan Otot

Otot adalah jaringan pada tubuh manusia dan hewan yang berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk menggerakkan tulang. Otot dibagi menjadi tiga macam, yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung.

– Otot Lurik

Otot lurik adalah sejenis otot yang menempel pada rangka tubuh yang digunakan untuk pergerakan. Otot ini mempunyai pigmen mioglobin dan mendominasi tubuh vertebrata. Otot ini disebut lurik, karena pada otot ini tampak daerah gelap dan terang yang berselang seling. Ciri-cirinya adalah berbentuk silindris, memanjang dan berinti sel banyak (multinuklei), bergerak dalam waktu cepat, dan cepat lelah.

– Otot Polos

Otot polos adalah otot yang ditemukan pada organ pencernaan dan pembuluh darah, bekerja sesuai pengaturan dari sistem saraf saraf otonom. Otot polos dibentuk oleh sel otot yang terbentuk dari gelendong dengan kedua ujung meruncing, serta mempunyai satu inti tunggal.

Ciri – Ciri Otot Polos

  • Mempunyai bentuk seperti gelondong
  • Kedua ujungnya meruncing
  • Terdapat pada saluran peredaran darah atau organ pencernaan
  • Berkontraksi secara refleks
  • Tidak mempuyai garis melintang seperti halnya otot lurik
  • Termasuk otot tak sadar
  • Waktu kontraksi otot polos berkisar 3 hingga 180 detik yang akan Bereaksi lambat
  • Tidak mudah lelah (terus-menerus bekerja meskipun kita tidur)

– Otot Jantung

Otot jantung adalah jenis otot lurik yang ditemukan pada dinding jantung, khususnya myocardium. Sel-sel yang meliputi otot jantung, disebut juga dengan cardiomyocyte, yang mana dapat berisi satu, dua, tiga dan empat inti sel.

kontraksi yang terkoordinasi dari sel otot jantung akan memompa darah keluar dari serambi dan bilik ke pembuluh darah dari kiri/tubuh dan kanan/paru-paru. Tindakan yang kompleks ini membentuk sistol pada jantung.

Sel-sel pada otot jantung, seperti semua jaringan pada tubuh, bergantung dengan suplai darah yang cukup untuk mengirim oksigen dan nutrisi dan untuk membuang produk sisa seperti karbon dioksida. Arteri koroner memenuhi fungsi ini.

2. Jaringan Epitel

Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi semua permukaan tubuh, baik dalam maupun luar. Jaringan epitel dibagi tiga macam, yaitu : epitellum, endothellum, dan mesothellum.

Dengan kata lain jaringan epitellum ialah jaringan epitel yang melapisi permukaan luar tubuh. Endothellum ialah jaringan yang membatasi organ dalam. Sedangkan Mesotellum ialah jaringan epitellum yang membatasi rongga.

Jaringan epitel ini bersifat unisellur dan multiseluler yang tersusun kompak serta tidak memiliki ruang antarsel. Ada banyak fungsi dari jaringan epitel, namun fungsi utama jaringan epitel ialah sebagai lapisan pelindung yang melindungi jaringan dibawahnya.

Untuk letaknya terdapat pada sepanjang sistem pencernaan untuk membantu dalam penyerapan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh pada saat proses pencernaan.

Sekresi enzim, hormon dan ekskresi adalah produk sampingan yang tidak diinginkan seperti pada ginjal dan kelenjar keringat. Pada paru-paru, lapisan epitel berfungsi untuk membantu menyebarkan aliran oksigen kesemua bagian tubuh, sedangkan yang terdapat pada bagian mata, hidung dan lidah ialah untuk meningkatkan sensivitas.

– Ciri-Ciri Jaringan Epitel

Adapun ciri-ciri jaringan epitel, adalah sebagai berikut:

  • Dapat ditemukan pada seluruh tubuh.
  • Berbentuk pipih, batang dan kubus.
  • Bentuk sel penyusunnya bervariasi tergantung pada fungsi dan letaknya.
  • Tidak terdapat material di antara sel penyusunnya.
  • Sebagai penutup dan kelenjar
  • Memiliki sebuah permukaan yang tidak berhubungan dengan jaringan lain, sedangkan pada permukaan lainnya berhubungan dengan membrane bawahnya.

– Fungsi Jaringan Epitel

Fungsi utama dari Jaringan Epitel adalah sebagai lapisan pelindung untuk melindungi jaringan-jaringan dibawahnya. Letak jaringan epitel terdapat pada sistem pencernaan yang membantu dalam penyerapan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Pada daerah paru-paru, lapisan epitel berfungsi membantu menyebarkan oksigen kesemua bagian tubuh dan bagian mata, hidung

3. Jaringan Ikat

Jaringan ikat atau jaringan penyambung adalah bertanggung jawab untuk memberikan dan mempertahankan bentuk tubuh, karena mempunyai suatu fungsi mekanis. Terdiri atas suatu matriks yang fungsinya menghubungkan dan mengikat sel dan organ dan pada akhirnya memberikan sokongan kepada tubuh.

Berbeda dengan jaringan lain (epitel, saraf dan otot). Jaringan penyambung yang berfungsi melalui komponen ekstra selnya. Ciri identik dari jaringan ikat ialah memiliki komponen seluler yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan substansi interselulernya.

Dipandang dari segi komposisi strukturalnya, jaringan ikat dibagi menjadi dua komponen yaitu:

  • Sel
  • Matriks ekstra sel
  • Matriks ekstra sel sendiri terdiri atas serabut-serabut protein, zat dasar amorf & cairan jaringan

4. Jaringan Saraf

Jaringan saraf adalah komponen utama dari sistem saraf, sistem saraf berfungsi mengatur dan mengontrol aktivitas tubuh. Jaringan ini terdiri dari neuron atau sel-sel saraf, yang menerima serta mengirimkan impuls dan neuroglia, atau juga dikenal dengan istilah sel-sel glial. yang membantu menghantarkan impuls saraf.

Jaringan saraf sendiri terdiri atas berbagai macam sel-sel saraf, yang semuanya memiliki akson. Akson adalah bagian sel yang berbentuk panjang seperti batang yang fungsinya mengirimkan sinyal potensial aksi ke sel berikutnya.

– Fungsi jaringan saraf

Fungsi jaringan saraf adalah untuk membentuk jaringan komunikasi dari sistem saraf dengan menyalurkan sinyal listrik diseluruh jaringan.

4 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post
teks editorial

Contoh Teks Editorial Singkat dan Jelas

Apa yang dimaksud dengan teks editorial? Teks editorial (opini) merupakan sebuah teks tentang artikel yang mempresentasikan pendapat dari sebuah surat kabar suatu isu tertentu. Nah, untuk pendapat yang disampaikan tersebut…
View Post