jaringan otot

Macam-macam Jaringan Otot dan Fungsinya

Total
0
Shares

Jaringan Otot – Otot merupakan sebuah jaringan yang ada dalam tubuh manusia dan hewan, berfungsi sebagai alat gerak aktif yang menggerakkan tulang. Otot dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung.

Ototlah yang memicu pergerakan suatu organisme maupun pergerakan dari organ dalam organisme tersebut. Semua otot ini dapat meregang dan berkontraksi.

Sistem pergerakan tubuh manusia dan hewan sangat dipengaruhi oleh adanya jaringan otot. Peranan Jaringan otot dapat membuat organ-organ tubuh bergerak menjalankan fungsinya masing-masing, seperti gerakan jantung untuk memompa darah, gerakan kelopak mata, gerakan kaki dan tangan, atau gerakan tubuh lainnya.

Macam–macam Otot Beserta Ciri-cirinya

1. Jaringan Otot Polos

Otot polos

Otot polos ialah otot yang bergerak secara tidak sadar (involunter) atau diluar kehendak kita. Otot polos bergerak secara refleks di bawah pengaruh saraf otonom. otot ini tidak pernah merasa lelah walau bekerja terus menerus.

Otot polos terdapat pada seluruh organ tubuh yang tidak dapat kita gerakkan sesuai kehendak kita, kecuali jantung. seperti pada pembuluh darah, limfe, saluran pencernaan, dll.

sel-sel otot polos mempunyai bentuk gelendong memanjang dengan ujung meruncing, serta memiliki sebuah inti sel di tengahnya, terdapat serabut miofibril, dan tidak berwarna (transparan).

Ciri-cirinya:

  • bergerak tidak sadar
  • Bereaksi lambat, tetapi bekerja tanpa lelah dalam kurun waktu yang lama
  • Sel berbentuk gelendong dan melancip di kedua ujungnya
  • Memiliki nukleus pada bagian tengah selnya
  • Serabut halus yang melintang tidak terlihat

2. Jaringan Otot Lurik

otot lurik

Otot lurik ialah otot yang berkontraksi secara sadar (volunter) atau sesuai kehendak kita. Otot lurik disebut juga otot rangka karena sebagian besar otot ini melekat pada kerangka.

Fungsi otot lurik adalah menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Otot ini mudah lelah sehingga tidak mampu bekerja dalam waktu yang lama.

Ciri-ciri otot lurik berbentuk silindris/berserabut panjang, memiliki banyak inti sel , letak inti sel di tepi, dan serabut miofibril berwarna gelap terang.

Ciri-cirinya:

  • Bekerja secara sadar atau sesuai kehendak
  • Bekerja cepat, tetapi bisa menimbulkan rasa lelah
  • Berbentuk silindris memanjang
  • Bagian ujung tidak bercabang
  • Memiliki beberapa nukleus di bagian sisi tepi selnya
  • Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat

3. Jaringan Otot Jantung

Otot Jantung

Otot jantung ialah otot yang istimewa karena bisa bekontraksi secara ritmis dan terus-menerus. Otot ini istimewa karena otot ini menggerakkan organ terpenting dalam tubuh yaitu jantung yang harus bekerja terus-menerus tanpa henti.

Sesuai sebutannya, otot ini hanya menggerakkan jantung dan hanya terdapat pada jantung. Otot ini bekerja secara tidak sadar (involunter) atau diluar kehendak.

Sel-sel otot jantung tersusun seperti anyaman bercabang dengan sedikit jaringan penyambung di sekelilingnya. otot jantung memiliki ciri berbentuk silindris, bercabang, berserabut pendek, memiliki satu/dua inti sel di tengahnya, dan serabut miofibril berwarna gelap terang.

Kemampuan kontraksi otot jantung serupa dengan otot rangka. Tetapi, sel-sel otot ini saling bersinergi dengan jaringan saraf jantung dalam mendukung proses kontraksi organ jantung secara teratur.

Tidak seperti otot rangka yang dapat dikendalikan secara sadar, otot jantung akan terus bekerja secara otomatis, inilah perbedaan utamanya dengan otot lurik.

Ciri-cirinya:

  • Bekerja secara tidak sadar (involunter)
  • Bekerja sedang, tetapi bekerja tanpa lelah dalam kurun waktu yang lama
  • Sel pada jaringan berbentuk silindris memanjang
  • Kedua ujungnya bercabang
  • Memiliki satu nukleus di bagian tengah selnya
  • Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat jelas

Apa saja fungsi otot?

jaringan otot

1. Untuk bergerak

Pergerakan organ tubuh pada dasarnya dikerjakan oleh otot rangka. Jaringan otot rangka melekat pada tulang dan sebagian dikendalikan oleh sistem saraf pusat.

Otot rangka ini akan bergerak mengikuti kapanpun tubuh Anda bergerak. Otot rangka juga ikut bergerak bersamaan dengan tulang dan tendon.

2. Untuk bernapas

Otot diafragma merupakan otot utama yang bekerja saat bernapas. Otot diafragma membutuhkan bantuan dari otot lain apabila tubuh Anda sedang melakukan napas yang berat.

Contohnya seperti saat berolahraga. saat napas berat, otot diafragma akan dibantu beberapa otot termasuk otot perut, leher, dan punggung.

3. Untuk mencerna makanan

Seperti penjelasan di atas, bahwa sistem pencernaan Anda dikendalikan oleh jaringan otot halus. berikut adalah organ yang digerakkan oleh otot halus:

  • mulut
  • kerongkongan
  • perut
  • usus kecil dan besar
  • anus

Otot polos Anda akan berkontraksi dan mencoba untuk rileks saat makanan melewati pencernaan. Otot halus ini juga bisa membantu mendorong makanan keluar dari tubuh Anda melalui buang air besar, atau muntah.

4. Untuk kencing

Otot halus berfungsi banyak untuk tubuh, diantaranya mengatur sistem pembuangan air kecil. berikut adalah organ yang dikendalikan oleh otot halus:

  • ginjal
  • kandung kemih
  • ureter
  • pekencingan
  • alat vital
  • prostat

kita bisa buang air kecil ketika otot halus mengencang, sedangkan saat otot halus rileks Anda bisa menahan kencing.

5. Untuk membentuk postur tubuh

Selain berperan membuat gerakan-gerakan, otot rangka juga berfungsi mengendalikan postur tubuh. keseimbangan diperlukan untuk membentuk postur tubuh yang bagus. Bagian tubuh berikut ini diatur oleh otot rangka agar postur Anda sempurna:

  • Bahu
  • tulang belakang
  • Pinggul
  • Lutut

Otot-otot bahu yang kaku, otot-otot tulang belakang yang lemah, atau otot-otot pinggul yang kencang dapat mengurangi keseimbangan tubuh Anda. Postur badan yang kurang baik dapat membuat Anda mengalami nyeri otot dan sendi.

6. Untuk melihat

Tahukah anda, untuk menggerakkan bola mata dan melihat dibutuhkan bantuan besar dari otot rangka?

Ya, soket mata terdiri dari enam otot rangka yang membantu kita menggerakkan mata. kemudian otot-otot internal mata bekerja dibantu oleh otot-otot halus. otot-otot ini bekerja sama untuk membantu kita melihat. Jika kita merusak otot-otot ini, kemungkinan penglihatan kita bisa rusak juga.

Menjaga Kesehatan Otot Jantung

Dalam beberapa kasus, penyakit jantung tidak dapat dicegah, terlebih jika kondisi ini muncul akibat faktor genetika. Akan tetapi, kita masih bisa mengurangi kemungkinan munculnya gejala penyakit jantung dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Kurangi konsumsi minuman berkafein dan beral-kohol.
  • Biasakan olahraga secara teratur.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Berhentilah merokok.
  • Jagalah berat badan. Jika memiliki riwayat obesitas, disarankan untuk mengatur pola makan dan menurunkan berat badan.
  • Lakukan diet sehat secara teratur, kurangi makanan yang terlalu manis, tinggi garam, dan tinggi kolesterol.
  • Istirahat cukup.
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter, terlebih jika Anda memiliki riwayat penyakit yang bisa menjadi pemicu muculnya penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi dan diabetes.

Dengan memulai pola hidup sehat, bukan tidak mustahil Anda bisa mengurangi risiko terkena penyakit otot jantung dan masalah jantung lainnya. Jika Anda mengalami sesak napas, rasa lelah berlebihan, nyeri pada dada, detak jantung cepat, dan pembengkakan pada kaki dan tubuh, segeralah periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang baik dan tepat. Penanganan dini bisa mengurangi risiko komplikasi lain yang lebih berbahaya.

Baca Juga:

4 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
pidato persuasif

Kumpulan Contoh Pidato Persuasif

Contoh pidato persuasif merupakan salah satu dari jenis pidato yang ada di kehidupan sehari-hari. Pidato sendiri merupakan kegiatan berbicara di depan khalayak ramai. Pidato biasanya disampaikandalam event tertentu. Sebagai salah…
View Post