efek rumah kaca

Efek Rumah Kaca: Pengertian, Proses, Penyebab, dan Dampaknya

Total
0
Shares

Efek Rumah Kaca – Keadaan bumi saat ini memang terasa cukup berbeda dengan keadaan yang sebelumnya. Dahulu bumi yang terasa sejuk dan juga dingin kini mulai berubah dan terasa memahas.

Bahkan beberapa perubahan alam juga benar-benar terasa. Salah satu hal yang menyebabkan perubahan tersebut adalah adanya pemanasan global atau efek rumah kaca.

Mungkin Anda juga sudah tidak asing lagi dengan istilah satu ini karena sudah mendengarnya selama duduk di bangku sekolah.

Agar lebih jelas di bawah ini ada beberapa penjelasan lengkapnya mulai dari pengertian, penyebab, akibat dan lainnya. Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Efek Rumah Kaca

pengertian efek rumah kaca

Efek rumah kaca merupakan sebuah istilah yang kerap dipakai sebagai gambaran dari bumi. Maksudnya di sini adalah bumi memiliki efek yang sangat mirip dengan rumah kaca di mana panas terik matahari terperangkap di dalamnya, lebih tepatnya pada atmosfer bumi.

Sedangkan normalnya, sinar matahari pada siang hari akan menyinari bumi sehingga nantinya akan menjadikan bumi terasa lebih hangat dibandingkan dengan biasanya, akan tetapi pada permukaan bumi pada saat malam hari justru terasa lebih dingin.

Adanya efek rumah kaca kini menjadikan sebagian panas di dalam bumi yang seharusnya dipantulkan permukaan bumi pun terperangkap oleh gas-gas dari rumah kaca pada atmosfer.

Hal inilah yang jadi penyebab bumi selalu menghangat dari tahun ke tahun. Mungkin saja Anda juga pernah mendengar penjelasan yang demikian saat duduk di bangku sekolah dulu.

Jika dilihat dari garis besar pengertian yang ada adalah naiknya suhu dari bumi yang mana disebabkan karena adanya perubahan pada komposisi di atmosfer.

Hal ini menjadikan sinar dari matahari tetap ada di bumi. Dan sangat disayangkan tidak dipantulkan secara sempurna agar bisa keluar dari bagian atmosfer.

Apabila diartikan sesuai pada proses maupun akibat yang nantinya akan ditimbulkan dari kejadian ini, maka fenomena alam ada karena terdapat pantulan sinar matahari yang sudah melalui atmosfer bumi.

Penyebabnya sendiri adalah beberapa zat yang terdapat pada permukaan bumi, hanya saja parahnya fenomena ini bisa menjadi salah satu penyebab atmosfer.

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca

proses efek rumah kaca

Setelah sedikit paham mengenai pengertian dari efek rumah kaca, mungkin Anda mulai penasaran sebenarnya seperti apa proses terjadinya hal tersebut, bukan?

Ya, pada dasarnya efek dari rumah kaca sendiri terjadi karena sinar matahari yang tadinya sudah dipantulkan oleh benda yang ada di permukaan bumi.

Sinar ini ternyata bisa merusak lapisan ozon yang mana fungsinya adalah untuk menghambat adanya cahaya matahari di atmosfer.

Apabila lapisan ozon pada atmosfer bumi mulai berkurang maka suhu yang ada di dalam bumi tentunya akan naik dengan terus menerus. Dan apabila suhu pada bumi naik tentunya bumi akan berubah jadi dingin.

Kondisi yang seperti ini akan bertambah buruk, sebab karbondioksida di dalam bumi. Zat karbondioksida bisa menahan pantulan dari sinar matahari jadi suhu di bumi juga semakin meningkat.

Cara yang bisa digunakan untuk menghindari lapisan ozon rusak pada lapisan atmosfer adalah dengan mengurangi penggunaan berbagai macam alat maupun bahan yang bisa menghasilkan kandungan zat CO2 atau karbondioksida.

Sebab seperti yang dijelaskan tadi zat ini dapat menjadi penyebab dari kerusakan lapisan ozon. Proses terjadinya efek dari rumah kaca dimulai pada matahari, yang mana akan memancarkan sinar dengan bentuk radiasi ultraviolet menuju bumi.

Sinar cahaya matahari selanjutnya diterima oleh bumi kemudian memantul kembali dengan bentuk radiasi inframerah. Sinar matahari masuk ke dalam bumi sebagai panas, kemudian sinarnya dipantulkan menuju angkasa lewat permukaan bumi.

Penyebab Efek Rumah Kaca

proses efek rumah kaca

Ada banyak hal yang menjadi penyebab adanya efek rumah kaca yakni dari gas-gas. Beberapa gas tersebut diantaranya adalah uap air, ozon, metana, nitrous oxide, CFC, HFC dan karbon dioksida. Gas-gas penyebab tersebut ada karena beberapa aktivitas dari manusia, berikut diantaranya:

– Penebangan dan Pembakaran Hutan

Pohon pada dasarnya memiliki fungsi sebagai bagian untuk mengubah gas CO2 atau karbondioksida jadi oksigen. Oksigen sendiri sangat dibutuhkan manusia terutama untuk bernapas.

Meskipun dibutuhkan nyatanya manusia justru lebih suka menebang serta membakar pohon demi kepentingan sendiri misalnya saja lahan yang digunakan untuk bercocok tanam. Pada saat hutan dibakar nantinya akan menghasilkan gas penyebab rumah kaca, gas tersebut akan meningkatkan konsentrasi dari gas rumah kaca.

– Pemakaian Bahan Fosil

Pemakaian bahan bakar fosil misalnya adalah pemakaian minyak bumi serta batu bara. Hal ini juga bisa jadi salah satu penyebab efek rumah kaca semakin tinggi. Pasalnya pemakaian yang digunakan terlalu berlebihan.

Sehingga hal itu akan jadi penyebab konsentrasi dari gas rumah kaca yang ada di atmosfer, misalnya gas karbondioksida yang mana dihasilkan karena proses pembakaran material bahan bakar fosil.

– Pencemaran Laut

Apakah Anda tahu jika lautan bisa menyerap zat gas karbondioksida dengan jumlah besar? Ya, tentu saja bisa. Bagaimana caranya? Penyerapan tersebut terjadi karena adanya pencemaran laut dari limbah industri serta sampah.

Dengan begitu laut juga akan jadi tercemar dan banyak dari ekosistem di dalamnya terancam musnah. Laut pun tidak lagi bisa menyerap gas karbondioksida secara baik.

– Industri Pertanian

Pertanian dengan skala besar atau industri, umumnya akan memakai pupuk dengan jumlah banyak. Pupuk yang digunakan ini akan melepaskan kandungan gas nitrous oxide menuju atmosfer yang mana kemudian akan jadi gas rumah kaca.

– Limbah Tambang

Beberapa jenis industri seperti hanya pabrik semen, pupuk serta penambangan dari batu bara dan juga minyak bumi menjadi penyebab yang akan mengakibatkan produksi dari gas rumah kaca yakni karbondioksida.

– Limbah Rumah Tangga

Tahukah Anda jika limbah yang berasal dari rumah tangga juga dapat menjadi penyebab dari adanya efek rumah kaca. Apabila limbah ini terus menerus Anda maka nantinya justru akan jadi penghasil dari gas metana serta karbondioksida yang mana biasanya akan dihasilkan bakteri sebagai pengurai sampah.

– Industri Peternakan

Contoh penyebab yang berasal dari peternakan dan bisa menyebabkan terjadinya efek rumah kaca yakni peternakan sapi. Pasalnya di sana ada banyak hal yang menjadi penghasil dari gas karbondioksida serta gas metana dalam jumlah besar di atmosfer.

Gas seperti ini dihasilkan karena kentut sapi serta kotoran sapi. Meskipun alami nantinya produksi bakteri pengurai juga dari perut sapi ikut meningkat.

Dampak Efek Rumah Kaca

dampak pencemaran udara

Adanya pemanasan global justru bisa menjadikan gunung-gunung es yang ada di kutub utara mulai mencair. Hal ini pun bisa menyebabkan permukaan laut akan naik.

Sekarang dapat Anda rasakan adanya perubahan iklim pada bumi yang mana juga menjadi penyebab cuaca yang ekstrem.

Lebih lengkapnya di bawah ini ada beberapa penyebab yang akan muncul karena efek rumah kaca.

– Perubahan Iklim Secara Ekstrem

Daerah hangat nantinya akan menjadi lembab, sebab ada banyak air menguap pada permukaan lautan. Sedangkan uap air yang sendiri merupakan gas penyebab dari rumah kaca.

Dengan begitu keberadaan ini akan menjadikan penyebab efek insulasi di atmosfer semakin meningkat. Uap air dalam jumlah banyak juga akan menjadikan awan dengan jumlah yang lebih banyak pula.

Hal tersebut nantinya akan menimbulkan adanya pantulan cahaya matahari yang kembali pada luar angkasa. Kelembaban yang tinggi akan semakin meningkatkan curah hujan, serta beberapa hal lain seperti badai kering dan air juga lebih cepat menguap meskipun dari dalam tanah.

– Permukaan Laut Meningkat

Salah satu dampak maupun akibat yang disebabkan karena adanya efek rumah kaca adalah permukaan air laut semakin. Bahkan lapisan dari es yang terdapat di benua arktik pun akan berkurang 2,7% per satu dekade.

Dengan begitu temperatur dari rata-rata global pun meningkat, dan kedalaman laut paling sedikit yakni 300 meter saja.

Perubahan dari tingginya rata-rata yang ada di permukaan laut ini diukur berdasarkan daerah satu dengan lingkungan lain yang lebih stabil dari geologi.

Kemudian pada saat atmosfer mulai menghangat lapisan dari air laut juga ikut menghangat, dengan begitu volumenya air pun membesar serta menaikkan permukaan dari air laut.

– Suhu Global Meningkat

Pemanasan pada sistem iklim di bumi jadi hal paling terasa, seiring banyaknya beberapa bukti tentang pengamatan akan kenaikan temperatur yang ada pada udara dan laut, pencairan salju serta juga es yang ada di berbagai tempat di dunia, serta kemudian naiknya permukaan laut.

Perubahan satu ini telah diukur para ilmuwan menggunakan cara mengukur atmosfer, mengukur lautan, mengukur permukaan es, serta mengukur gletser.

Beberapa diantaranya menunjukkan gambaran bahwasanya saat ini bumi sudah mengalami pemanasan karena adanya emisi dari gas rumah kaca pada masa lalu.

– Ekologis Terganggu

Saat pemanasan global para hewan maupun binatang akan cenderung bermigrasi menuju arah kutub es maupun pegunungan. Tumbuhan pun akan mengubah arah dari proses pertumbuhannya.

Tumbuhan akan mencari daerah yang baru sebab habitat yang dimiliki sudah lebih hangat. Namun pembangunan dari manusia justru menjadi salah satu penghalang perpindahan tersebut.

Para spesies berpindah menuju arah selatan serta utara terhalang kota-kota bahkan juga lahan-lahan pertanian. Beberapa tipe dari spesies hewan dan tumbuhan juga ada yang tidak mampu untuk berpindah dengan jangka waktu cepat ke kutub, bahkan bisa katakan akan musnah.

– Sosial Politik

Efek rumah kaca ternyata juga mengakibatkan munculnya beberapa jenis penyakit yang hubungan dengan panas. Timbulnya ini juga menyebabkan penyebaran penyakit lewat melalui air dan juga vector, bahkan bisa berujung pada kematian.

Temperatur panas mengakibatkan para petani gagal panen, akibatnya muncullah kelaparan serta malnutrisi. Secara tidak langsung pemanasan global akan berdampak pada kehidupan sosial manusia.

Perubahan iklim dan sebagainya juga harus menuntut setiap makhluk yang hidup harus melakukan perubahan dalam hidupnya agar bisa bertahan.

Bagaimana sudah cukup jelas bukan?

Di atas adalah beberapa uraian mengenai efek rumah kaca. Ternyata beberapa hal yang Anda dan lainnya lakukan selama sehari-hari juga bisa menjadi salah satu penyebab dari efek rumah kaca.

Anda pun sudah tahu bahaya yang timbul dari pemanasan global dengan begitu jika tidak ingin hal lebih parah lagi, maka mari bersama-sama menjaga bumi.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

3 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post