surat perjanjian jual beli

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Total
0
Shares

Dengan berkembangnya bisnis rumahan dan properti, serta diimbangi dengan kemampuan daya beli masyarakat terhadap hunian yang semakin meningkat, membuat kebutuhan akan kepemilikan aset bidang properti pun menjadi meningkat.

Nah, imbasnya adalah pengusaha properti harus menyediakan banyak tanah untuk melakukan pembangunan.

Kaitannya dengan hal ini, tentu untuk mengadakan tanah untuk pembangunan, harus melalui tahap pembelian.

Bagi Anda yang akan membeli tanah, pastikan menggunakan surat perjanjian jual beli tanah. Nah, sebelum Anda mengetahui contoh surat perjanjian jual beli tanah yang baik, tentu harus mengetahui apa tujuan atau fungsinya, serta hal-hal apa saja yang harus diperhatikan.

Tanah

Format Penting Penulisan

Tujuan surat perjanjian jual beli tanah sendiri adalah sebagai bukti secara hukum, bahwa tanah tersebut telah benar-benar ada beli, dan menjadi hak milik Anda sendiri.

Namun, terlepas dari hal tersebut, tentunya surat yang dibuat harus sesuai ketetapan perundang-undangan yang berlaku agar memiliki kekuatan hukum, serta memuat kesepakatan kedua belah pihak secara adil agar mengurangi risiko terjadinya perselisihan.

Pun, jika suatu saat nanti terjadi perselisihan, bisa diselesaikan secara hukum. Lalu bagaimana contoh surat perjanjian jual beli tanah yang baik dan benar? Setidaknya dalam membuatnya, Anda harus mencantumkan beberapa hal berikut ini:

1. Informasi Mengenai Surat

Dalam membuat surat, entah itu contoh surat perjanjian jual beli tanah atau surat lainnya, tentu harus dibuat secara informatif.

Artinya adalah dalam surat tersebut memuat secara jelas apa maksud dan tujuan pembuatan surat.

Selain demikian, dalam hal ini alamat lengkap dan lokasi lahan yang akan diperjualbelikan juga harus dijelaskan secara rinci.

Yakni alamat lokasi, luas tanah, batas-batas tanah, serta lebih baik lagi jika memuat denah tanah yang dimuat di halaman lampiran.

2. Identitas Pihak

Tak hanya isi surat yang harus jelas, identitas kedua belah pihak pun harus jelas dengan menjelaskan apa posisi pihak pertama dan pihak kedua.

Identitas kedua belah pihak sendiri meliputi nama, tempat tanggal lahir, alamat, agama, jenis kelamin, pekerjaan, serta identitas lainnya yang dianggap perlu.

3. Harga dan Cara Pembayaran

Dalam contoh surat perjanjian jual beli tanah juga harus memuat nominal harga, cara pembayaran dan uang muka yang disebutkan secara jelas pada akad jual beli atau AJB.

Penyertaan penyebutan uang muka atau Down Payment sendiri, merupakan sejumlah uang yang digunakan sebagai tanda jadi yang diberikan pembeli pada penjual.

Berbicara tentang pembayaran, cara pembayaran sangat penting untuk dicantumkan dalam surat jual beli tanah, terlebih lagi jika pembayaran dilakukan dengan cicilan.

Nah, untuk pembayaran secara cicil/kredit, maka harus ditulis secara jelas mulai dari besarnya cicilan sampai dengan tanggal jatuh tempo. Hal tersebut diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya pada kedua belah pihak.

4. Jaminan Tanah

Apa maksud dari jaminan tanah? Maksudnya adalah pasal-pasal yang terdapat di perjanjian jual beli tanah, harus dijelaskan mengenai jaminan bahwa tanah itu statusnya dalam keadaan baik, artinya bukan tanah sengketa atau menjadi harta waris masih belum dibagi.

5. Pernyataan Pembebanan Biaya

Dalam contoh surat pernyataan jual beli tanah juga memuat tentang tanggungan biaya yang akan dikeluarkan, seperti biaya balik nama, pembayaran , serta iuran-iuran lainnya.

6. Penyerahan Tanah

Contoh surat perjanjian jual beli tanah yang baik dan benar, harus menjelaskan mengenai kapan serta bagaimana cara penyerahan atas perubahan kepemilikan tanah. Apalagi jika pembayaran dilakukan secara cicil atau kredit.

7. Pasal-Pasal Mengikat Lainnya, serta Penyelesaian Perselisihan

Dan yang tak boleh tertinggal dalam pembuatan surat perjanjian jual beli tanah adalah pasal-pasal yang mengikat serta tentang bagaimana cara menyelesaikan perselisihan jika suatu saat nanti terjadi.

Nah, hal-hal yang harus Anda perhatikan adalah pasal tentang status kepemilikan tanah, pasal penyerahan lahan, pasal masa berlaku, sampai dengan pasal tentang perjanjian dalam menyelesaikan perselisihan.

Tanah

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Bagaimana? Sudah bisa membuat surat perjanjian jual beli tanah yang baik dan benar? Nah, setelah Anda memahami hal-hal penting yang harus dimuat dalam surat jual beli tanah, berikut ini beberapa contoh surat perjanjian jual beli tanah yang bisa dijadikan referensi.

SURAT PERJANJIAN

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Amin Yusuf

Umur : 35 Tahun

Pekerjaan : Guru

Alamat : Jl. Mawar Melati No. 15 Bandung.

Nomor KTP : 0990765498

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama : Haryanti

Umur : 40 Tahun

Pekerjaan : Manager

Alamat : Jl. Garuda No. 18 Bandung

Nomor KTP : 09172564909

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Dengan perjanjian ini, pihak pertama ini berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk menjual pada pihak kedua dan pihak kedua juga berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk membeli dari pihak pertama berupa:

Sebidang tanah Hak Milik yang terletak di Kelurahan Surengede RT. 10/ RW.11, Kecamatan Kejora, Kota Malang, seluas 80.000 M³ (delapan puluh ribu) meter persegi, dengan batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:

Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah Hariman

Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Muslihun

Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah Andi

Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Ratna Sari.

Dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam 9 (sembilan) pasal, berikut ini:

Pasal 1

HARGA

Jual beli tanah tersebut telah dilaksanakan serta disetujui oleh masing-masing pihak dengan ketentuan harga sebesar Rp. 80.000.000, 00 (delapan puluh juta rupiah);

Pasal 2

CARA PEMBAYARAN

Pihak Kedua akan memberikan uang tanda jadi sebesar Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) kepada Pihak Pertama yakni pada tanggal 18 Agustus 2019

Adapun sisa pembayaran sebesar Rp. 70.000.000,00 (tujuh puluh juta rupiah) akan dibayarkan lunas oleh Pihak Kedua pada tanggal 18 September 2019.

Pasal 3

JAMINAN DAN SAKSI

Pihak pertama menjamin sepenuhnya bahwa tanah tersebut ialah benar-benar hak milik pihak pertama sendiri serta tidak ada orang atau pihak lain yang ikut memiliki hak, tidak tersangkut dalam suatu perkara atau sengketa, bebas dari sitaan, tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain, dan hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga.

Jaminan pihak pertama dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini selaku saksi.

Apabila pihak kedua pada tanggal yang telah ditentukan diatas tidak memenuhi perjanjian ini yaitu memberikan tanda jadi sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 ayat (1) maka perjanjian ini batal secara hukum

Apabila pihak kedua pada tanggal yang telah ditentukan diatas untuk pelunasan sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 ayat (2), secara hukum perjanjian jual beli ini batal dan pihak pertama akan mengembalikan uang tanda jadi setelah tanah dalam perjanjian ini terjual dan tanda jadi akan dikembalikan sepenuhnya.

Kedua orang saksi tersebut adalah:

  1. Saksi I

Nama : Aqila

Umur : 25 tahun

Pekerjaan : Pedagang

Alamat : Jl. Mawar Melati No. 20 Bandung

Selanjutnya disebut sebagai Saksi I

  1. Saksi II

Nama : Ayu Ratih

Umur : 39 tahun

Pekerjaan : PNS

Alamat : Jl. Garuda No. 20 Bandung

Selanjutnya disebut sebagai Saksi II.

Pasal 4

PENYERAHAN

Pihak pertama berjanji akan menyerahkan sertifikat tanah pada pihak kedua selambat-lambatnya dua minggu setelah pihak kedua melunasi seluruh pembayarannya.

Pasal 5

STATUS KEPEMILIKAN

Sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini maka tanah tersebut di atas beserta segala keuntungan maupun kerugiannya sepenuhnya menjadi hak milik pihak kedua.

Pasal 6

PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN

Pihak pertama wajib membantu pihak kedua dalam proses pembaliknamaan atas kepemilikan hak tanah dan bangunan rumah tersebut dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-instansi terkait, memberikan keterangan-keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hak yang ada hubungannya dengan pembaliknamaan serta perpindahan hak dari pihak pertama kepada pihak kedua.

Segala macam ongkos atau biaya yang berhubungan dengan balik nama atas tanah dan bangunan rumah dari pihak pertama kepada pihak kedua dibebankan sepenuhnya kepada pihak kedua.

Pasal 7

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak berakhir karena meninggal dunianya pihak pertama, atau karena sebab apapun juga. Dalam keadaan demikian maka para ahli waris atau pengganti pihak pertama wajib mentaati ketentuan yang termaktub dalam perjanjian ini dan pihak pertama mengikat diri untuk melakukan segala apa yang perlu guna melaksanakan ketentuan ini.

Pasal 8

HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

Pasal 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak memilih menyelesaikan perkara jika terjadi perselisihan di Kantor Pengadilan Negeri Bandung.

Demikianlah Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

Dibuat di: Jakarta

Tanggal : 17 Agustus 2019

PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA,

 

(Amin Yusuf) (Haryanti)

Saksi-Saksi:

 

(Aqila Ratih Ayu) (Rufaida)

Semoga contoh surat di atas bisa membantu Anda yang sedang dalam proses jual beli tanah.

Kesepakatan

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post