Berita Acara Serah Terima

Contoh Berita Acara Rapat Lengkap dengan Cara Penulisannya

Total
0
Shares

Contoh Berita Acara Rapat – Mendengar istilah berita acara tentunya ada sebagian dari Anda yang masih merasa asing. Bahkan belum pernah melihat bentuknya sama sekali.

Tentunya hal ini akan membuat bingung apabila tiba-tiba Anda mendapat tugas untuk membuat sebuah berita acara.

Berita acara merupakan salah satu bentuk dokumen penting yang bisa dijadikan sebagai bukti adanya sebuah transaksi ataupun sebuah kejadian.

Dokumen ini berisi banyak hal tergantung kepentingannya, contoh berita acara rapat, berita acara serah terima barang, berita acara serah terima pekerjaan, berita acara kegiatan dan lain sebagainya.

Berita acara termasuk ke dalam dokumen resmi. Sehingga dalam penulisannya memiliki aturan-aturan tersendiri.

Oleh sebab itu, untuk mempermudah Anda dalam memahami berita acara, berikut ini akan dijelaskan secara lengkap mulai dari pengertian berita acara, cara membuat hingga contoh berita acara rapat.

Mengenal Berita Acara dan Bagaimana Cara Penulisannya

contoh berita acara rapat

Sebelum membahas seperti apa contoh berita acara rapat, terlebih dahulu akan dibahas apa pengertian dari berita acara.

Secara umum berita acara memiliki pengertian sebagai bukti legal yang di dalamnya memiliki kandungan sebuah pengesahan atau pernyataan di dalam sebuah kegiatan atau acara.

Berita acara juga sering digunakan sebagai bukti legal atas sebuah peristiwa tertentu. Misalnya, transaksi, jual beli, insiden, serah terima dan lain sebagainya.

Fungsi berita acara ini secara umum diketahui sebagai bukti legal tertulis yang memiliki kekuatan hukum atas sebuah peristiwa atau kejadian tertentu, sehingga menghindarkan terjadinya berbagai tindak penipuan atau berita acara yang tidak benar adanya.

Dalam membuat berita acara sebenarnya cukup mudah. Namun ketika dikatakan mudah, nyatanya masih saja ada yang merasa kebingungan saat mendapatkan tugas untuk membuat berita acara.

Dalam penulisan berita acara hampir sama seperti penulisan surat resmi lainnya yang menggunakan bahasa baku yang padat dan jelas, sehingga maksud dan tujuannya lebih mudah untuk dimengerti.

Memang tidak ada patokan khusus dalam penulisan berita acara, bahkan masing-masing perusahaan terkadang memiliki patokan sendiri-sendiri.

Hal ini terjadi mengingat berita acara memiliki cakupan yang cukup luas dan dapat dipakai dalam segala kondisi.

Sehingga dalam penulisan berita acara tidak memiliki struktur khusus yang harus dipenuhi. Namun hanya mengikuti standar umum yang biasa digunakan.

Nah untuk lebih memudahkan Anda, berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat berita acara termasuk contoh berita acara rapat. Penasaran apa saja? Simak ulasannya berikut.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Berita Acara

Hal yang perlu diperhatikan dalam berita acara

1. Pihak yang Bersangkutan Dicantumkan Secara jelas

Dalam sebuah berita acara tentunya di dalamnya harus memuat pihak-pihak mana saja yang terlibat di dalam berita acara tersebut.

Baik sebagai pihak pertama maupun pihak kedua. Bahkan dalam contoh berita acara rapat, juga bisa dicantumkan beberapa orang yang memiliki kepentingan di dalamnya, misalnya sebagai narasumber dan lain sebagainya.

Dalam pencantumannya harus ditulis secara detail baik dari nama, tempat tanggal lahir, alamat serta no Kartu Tanda Penduduk jika memang diperlukan.

Hal ini mengingat karena berita acara dapat digunakan sebagai bukti yang legal atas suatu kejadian atau peristiwa.

2. Cantumkan Isi Secara Jelas

Selain mencantumkan siapa saja pihak-pihak yang terkait di dalam berita acara, hal penting lainnya yang harus disampaikan adalah maksud dan tujuan atau isi dari berita acara tersebut.

Dalam menyampaikan isi sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta padat dan jelas. Hal ini berfungsi agar berita acara mudah untuk dipahami. Biasanya menggunakan bahasa baku sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan.

Secara umum, berita acara dibedakan berdasarkan isi yang terkandung di dalamnya. Antara lain adalah berita acara rapat, berita acara kejadian, berita acara serah terima, berita acara kegiatan dan lain sebagainya.

Bahkan berita acara serah terima sendiri terbagi ke dalam beberapa kelompok seperti berita acara serah terima barang, serah terima jabatan, serah terima pekerjaan dan lain-lain.

3. Jangan Lupa Cantumkan Waktu dan Tempat Kejadian

Yang tidak kalah penting dalam sebuah berita acara adalah untuk mencantumkan waktu dan tempat kejadian terjadi.

Waktu biasanya menunjukkan hari, tanggal dan tahun terjadinya peristiwa atau transaksi. Sementara tempat menunjukkan dimana lokasi kejadian tersebut.

4. Tanda Tangan Pihak yang Terlibat

Sesuai dengan pengertian yang dimiliki, berita acara merupakan salah satu bukti legal yang didalamnya memuat sebuah keabsahan dari sebuah peristiwa.

Nah, keabsahan ini ditunjukkan adanya tanda tangan dari pihak-pihak yang terkait dalam berita acara tersebut.

Tanpa adanya tanda tangan ini, berita acara dianggap tidak sah dan tidak bisa digunakan sebagai bukti legal dalam sebuah peristiwa atau transaksi.

Jika perlu, juga dibutuhkan tanda tangan dari saksi. Namun hal ini jarang dilakukan.

Macam-Macam Berita Acara beserta Contohnya. Berdasarkan isi yang ada di dalamnya, berita acara dibedakan menjadi beberapa jenis. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Berita Acara Rapat

Berita acara rapat

Sebelum menyebutkan contoh berita acara rapat, tidak ada salahnya jika Anda memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan berita acara rapat.

Berita acara rapat adalah sebuah dokumen atau catatan yang didalamnya mengandung pernyataan tentang jalannya agenda rapat yang telah dilakukan.

Nah untuk lebih jelasnya berikut ini adalah contoh berita acara rapat yang dilakukan dalam rapat program pendampingan di desa Kalibeber.

Contoh ini bisa Anda gunakan sebagai pedoman saat membuat berita acara rapat.

Contoh Berita Acara Rapat Desa

Contoh Berita Acara Rapat Instansi

Berita Acara Serah Terima

Berita acara serah terima

Berita acara serah terima adalah catatan yang didalamnya berisi serah terima, baik barang, jabatan maupun pekerjaan.

Berita acara ini dapat digunakan sebagai bukti legal dan memiliki kekuatan hukum, sehingga harus dicantumkan secara detail pihak-pihak yang bersangkutan maupun isi kepentingannya.

Contoh berita acara serah terima barang

Nah itulah beberapa contoh berita acara rapat dan juga contoh berita acara serah terima barang.

Mengingat berita acara bisa digunakan dalam semua kondisi maka cakupannya sangatlah luas. Oleh karena itu, Anda bisa membuat berita acara sesuai dengan kepentingan Anda, misalnya berita acara kejadian, berita acara kegiatan, berita acara rapat, atau berita acara serah terima.

Dalam menulis berita acara sebaiknya memakai bahasa yang singkat, padat , jelas agar berita acara tersebut lebih mudah untuk dipahami.

Jika menggunakan bahasa yang berbelit-belit maka bisa menimbulkan pemahaman yang salah.

Jadi, kini Anda sudah tidak lagi mengalami atau merasakan kesulitan ketika harus membuat sebuah berita acara serah terima bukan?

Baca Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Metamorfosis Kupu-kupu – Hal apa yang ada di benak Anda ketika melihat kupu-kupu terbang di sekitar Anda? Tentunya Anda akan mengatakan wahhh cantiknya, atau wahhh bagus sekali, atau wah indah…
View Post